Teater Wastu Ciamis Optimis Juara Propinsi

Teater Wastu Ciamis berhasil menjadi juara 1 Pasanggiri Seni Tari Musik dan Teater yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Barat di Tasikmalaya 11 12 Mei lalu. Teater Wastu berhasil menyingkirkan perwakilan teater dari wilayah IV Prian

Teater Wastu Ciamis Optimis Juara Propinsi

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Teater Wastu Ciamis berhasil menjadi juara 1 Pasanggiri Seni Tari Musik dan Teater yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Barat di Tasikmalaya 11-12 Mei lalu. Teater Wastu berhasil menyingkirkan perwakilan teater dari wilayah IV Priangan lainnya yaitu Garut, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Banjar dan Pangandaran. Dengan demikian, Teater Wastu Ciamis berhak mewakili wilayah KBPP IV Jabar untuk bersaing di tingkat propinsi 28-29 Mei 2016 besok di Gedung Kesenian Sunan Ambu ISBI Bandung. Teater Wastu Ciamis pimpinan Dang Q-moss  itu menampilkan karya seni bertema budaya lokal berjudul Bebegig sebuah naskah karya Noer JM yang juga dramatur itu disutradarai Didon Nurdani. [caption id="attachment_221304" align="alignnone" width="900"] Penampilan Teater Wastu Ciamis. (Dok. Wastu)[/caption] Sebagai Pimpinan Teater Wastu, Dang-Q sapaan akrabnya mengatakan, ini kali keduanya tim Pasanggiri Teater Ciamis menjadi juara satu dan lolos ke tingkat Jawa Barat setelah pada pasanggiri pertama di Garut tahun 2014 lalu. "Tahun 2014 kita kalah di tingkat propinsi, namun tahun ini kita optimis bisa meraih sukses dan menjadi juara di tingkat propinsi," katanya Jum'at (27/5/2016). Menurut Dang-Q, Teater Wastu Ciamis saat tampil nanti akan mengambil cerita tentang kesenian asli Desa Sukamantri, Kecamatan Sukamantri Ciamis yaitu Bebegig yang merupakan benar-benar kesenian khas Ciamis. "Sehingga, pasanggiri teater ini juga kita manfaatkan sebagai ajang promosi dan publikasi kalau Ciamis ini punya kesenian tradisional khas, yaitu Bebegig," tegasnya. Dijelaskan Dang-Q, pagelaran Teater Wastu akan menceritakan asal usul kesenian Bebegig asal wilayah Kecamatan Sukamantri, di sana terdapat wilayah yang dinamai Tawanggantung dipimpin oleh Prabu Sampulur. Hanya saja, wialyah tersebut kerap didatangi para begal. Maka Parabu Sampulur berinisiatif membuat Bebegig untuk menakuti para begal. Berjalannya waktu, akhirnya Bebegig pun ditampilkan sebagai ungkapan rasa syukur, dan kini menjadi kesenian khas. "Kita menceritakan sejarah Bebegig ini seperti apa, dan makna-makna yang terkandung dalam histori Bebegig itu sendiri," jelasnya. Selain akan melibatkan 35 pemain teater mulai dari usia TK, SD, SLTP, SLTA hingga mahasiswa, pihaknya juga melibatkan 2 orang yang berperan sebagai Bebegig. "Persiapan kami sudah matang, tinggal nanti pelaksanaanya mudah-mudahan target juara tercapai," tandasnya. Kepala Seksi Pembinaan Kesenian dan Perfilman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ciamis, H Dedi Unay Kusmana mengaku bangga dengan lolosnya Teater Wastu Ciamis dalam Pasanggiri Seni Tari Musik dan Teater di Garut beberapa waktu lalu hingga berhak tampil di Bandung mewakili Wialayah 4 Priangan. "Dari tiga pasanggiri, yaitu seni musik, tari dan teater, hanya teater yang juara 1 saat pasanggiri tingkat KBPP 4. Mudah-mudahan di propinsi tahun ini, besok tampil memukai juri dan penonton dan keluar sebagai juara," kata H Unay. H Unay berharap, ke depan semua seni yang dilombakan saat pasanggiri, Ciamis bisa meloloskan semua kategori. Pasalnya selama ini pembinaan terhadap sanggar dan lainnya sudah cukup maksimal. (Irfansyah Riza/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA