Pemkot Cimahi Hanya Punya Satu Pasar Sehat

Dari sekian banyak pasar yang ada di Kota Cimahi, baru Pasar Melong yang terkategori pasar sehat. Sementara pasar yang dikelola pemerintah dan belum masuk kategori pasar sehat, yaitu Pasar Atas, Pasar Cimindi dan Pasar Citeureup. Demikian diungkapkan Ke

Pemkot Cimahi Hanya Punya Satu Pasar Sehat

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Dari sekian banyak pasar yang ada di Kota Cimahi, baru Pasar Melong yang terkategori pasar sehat. Sementara pasar yang dikelola pemerintah dan belum masuk kategori pasar sehat, yaitu Pasar Atas, Pasar Cimindi dan Pasar Citeureup. Demikian diungkapkan Kepala UPTD Pasar, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pertanian Cimahi, Ade Jumara, Rabu (25/5/2016). Menurutnya, pasar yang dikelola oleh Pemerintah namun belum masuk dalam kategori pasar sehat, dikarenakan terbentur dengan sarana dan prasarana. " Dinkes Cimahi sudah sudah melakukan sosialisasi terkait pasar sehat. Kriteria pasar sehat itu harus memenuhi persyaratan seperti tertuang dalam Kemenkes No. 519/Menkes/SK/VI/2008, tentang pedoman penyelenggaraan pasar sehat," terangnya. Untuk persyaratan pasar sehat sendiri, kata dia, dinilai dari segi lokasi, bangunan dan sanitasi. Lokasi pasar harus tidak terletak pada daerah rawan bencana, rawan kecelakaan atau tidak di tempat pembuangan akhir sampah. " Untuk bangunannya, harus sesuai jenis komoditi, pembagian zoning, area parkir, ventilasi dan lainnya. Selain itu, sanitasi juga harus baik seperti air bersih kamar mandi dan toilet, pengolahan sampah dan drainase," jelasnya. Dirinya menyangkan, dari empat pasar yang dikelola pemerintah di Cimahi, belum seluruhnya memenuhi kriteria. Pasar yang baru memenuhi persyaratan saat ini baru Pasar Melong saja. " Tapi Pasar atas juga sekarang lagi dibenahi untuk menjadi pasar sehat," katanya. Dia melanjutkan, untuk pasar yang belum masuk kategori pasar sehat, Citeureup dan Cimindi, pihaknyapun mengakui masih ada kendala sarana dan prasarana. Namun akan tetap mengoptimalkan sarana yang ada agar pasar tersebut tetap sehat. " Dengan menjadi pasar sehat, tentu akan banyak manfaat yang dirasakan baik oleh pedagang maupun pembeli. Manfaat tersebut, diantaranya meningkatkan kualitas dan kuantitas penjualan, menurunkan angka penyakit yang disebabkan pangan dan lingkungan kerja jadi lebih sehat," terangnya. Selain itu, hubungan kerjasama antar pedagang, pembeli dan pengelola akan terjalin dengan baik. " Ini tentunya harus dilaksanakan demi kepentingan bersama," pungkasnya. (Gatot Poedji Utomo/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA