350 Ribu Bidang Tanah di Kota Tasikmalaya Belum Bersertifikat

Tahun ini Kota Tasikmalaya mendapat kuota sertifikat tanah dari program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) sebanyak 29.800 sertifikat. Kini tengah dilakukan pendataan pemutakiran. Sebagian sudah selesai dan telah diserahkan kepada pemiliknya (ma

350 Ribu Bidang Tanah di Kota Tasikmalaya Belum Bersertifikat

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com: Tahun ini Kota Tasikmalaya mendapat kuota sertifikat tanah dari program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) sebanyak 29.800 sertifikat. Kini tengah dilakukan pendataan pemutakiran. Sebagian sudah selesai dan telah diserahkan kepada pemiliknya (masyarakat). Demikian dikatakan Kepala Kantor Pertanahan Kota Tasikmalaya, Hehen Suhendar, saat upacara Hari Bulan Bhakti Agraria Nasional ke-57 di Kantor BPN Kota Tasikmalaya, Jalan Boulevard, No1, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Senin (25/9/2017). Hadir pada kesempatan itu, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, para Notaris dan masyarakat penerima sertifikat. ” Masyarakat agar bisa memanfaatkan program dari BPN. Pasalnya, banyak program-program yang diluncurkan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk segera mendaftarkan tanah miliknya," kata Henhen. Menurut dia, 2017 Kota Tasikmalaya mendapatkan 29.800 sertifikat dari program PTSL. Program tersebut dikonsentrasikan penerbitannya di wilayah Kecamatan Kawalu. ” Berdasarkan data yang ada, dari 750 bidang tanah, 350 ribu diantaranya belum bersertifikat," ungkap dia. Lanjut Hehen, kepemilikan sertifikat tanah di Kota Tasikmalaya masih dibawah 50 persen. Pemerintah pun terus mengeluarkan program-program yang memudahkan masyarakat untuk memperoleh sertifikat tanah. ” Sertifikat itu hanya output sebagai legalitas hukum, namun yang kita harapkan adalah outcomenya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karenanya, kami setiap tahun berusaha meningkatkan kuotanya," pungkasnya. Pada kesempatan itu, Wali Kota Tasikmalaya menyerahkan secara simbolis sertifikat hak milik kepada masyarakat yang sudah selesai diproses. (Seda/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA