Kembali Ditemukan Puing di Pulau Reunion, Pencarian MH370 Terus Dilakukan

Tim penyelidik secara intensif terus mencari puing puing hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 di Pulau Reunion. Terlebih dengan ditemukannya kembali puing puing yang diduga berasal dari pesawat Boeing 777 di pulau tersebut pada Selasa kemarin (4 8 2

Kembali Ditemukan Puing di Pulau Reunion, Pencarian MH370 Terus Dilakukan

FOKUSJabar.com: Tim penyelidik secara intensif terus mencari puing-puing hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 di Pulau Reunion. Terlebih dengan ditemukannya kembali puing-puing yang diduga berasal dari pesawat Boeing 777 di pulau tersebut pada Selasa kemarin (4/8/2015). Seperti diberitakan CNN, penyelidik Malaysia yang tidak disebut namanya mengonfirmasi timnya yang beranggotakan empat orang telah mendapatkan beberapa benda terdampar di Saint-Andre, Pulau Reunion. Beberapa benda kecil itu berwarna putih, dan ada potongan-potongan kayu, ditemukan terdampar di lokasi ditemukannya puing yang diyakini bagian sayap Boeing 777 Kamis pekan lalu. Puing lantas diserahkan ke penyelidik asal Perancis untuk diselidiki. "Kami tidak tahu benda apa ini," kata penyidik Malaysia. Saat ini Malaysia masih menunggu laporan dari Perancis yang tengah melakukan penyelidikan terkait puing yang ditemukan pekan lalu. [caption id="attachment_151537" align="aligncenter" width="735"] Diambil untuk pengujian ... polisi Perancis membawa puing-puing pesawat dari pantai di Saint-Andre, Pulau Reunion Kamis pekan lalu. (news.com.au)[/caption] Penyelidik Malaysia menolak berspekulasi soal puing tersebut demi menjaga perasaan keluarga 239 penumpang dan kru yang harap-harap cemas menanti kepastian. "Kami tidak ingin memberi harapan palsu terhadap kerabat korban yang telah melalui banyak hal," kata dia. Pencarian puing masih terus dilakukan di pulau Reunion dengan dibantu warga sekitar. Menurut warga, angin kencang dan meningkatnya ketinggian ombak saat ini akan semakin menambah peluang adanya benda terdampar di pulau itu. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA