Ditemukannya Puing, Apakah Misteri Hilangnya MH370 Bisa Terungkap?

Konfirmasi tentang ditemukannya puing puing pesawat di Pulau Reunion dinilai sebagai langkah besar untuk mengungkap misteri hilangnya MH370. Para ahli percaya bahwa penemuan bagian pesawat milik MH370 pada pekan lalu menimbulkan harapan tentang misteri

Ditemukannya Puing, Apakah Misteri Hilangnya MH370 Bisa Terungkap?

FOKUSJabar.com: Konfirmasi tentang ditemukannya puing-puing pesawat di Pulau Reunion dinilai sebagai 'langkah besar' untuk mengungkap misteri hilangnya MH370. Para ahli percaya bahwa penemuan bagian pesawat milik MH370 pada pekan lalu menimbulkan harapan tentang misteri hilangnya pesawat - setidaknya untuk menghapus teori konspirasi yang beredar saat ini, seperti dugaan pesawat mendarat di pangkalan militer terpencil, seperti dilansir Sky News, Kamis (6/8/2015). Seperti yang dikatakan konsultan penerbangan yang berbasis di Jakarta Gerry Soejatman yang menyatakan penemuan tersebut merupakan 'langkah besar'. "Orang-orang kini menanti jawaban, tapi mari kita lihat pada kenyataannya. Sekarang kita mengetahui kira-kira dimana (pesawat Malaysia Airlines) mungkin telah terjatuh," ucap Soejatman. "Sebenarnya, penemuan ini menjawab banyak pertanyaan. Ini menghiangkan teori lain, yaitu teori konspirasi," lanjutnya. Soejatman menambahkan "Jika kotak hitam ditemukan, kemungkinan kita bisa mendapatkan lebih banyak jawaban." [caption id="attachment_151537" align="aligncenter" width="735"] Diambil untuk pengujian … polisi Perancis membawa puing-puing pesawat dari pantai di Saint-Andre, Pulau Reunion Kamis pekan lalu. (news.com.au)[/caption] Sementara itu, John Page, ahli desain pesawat dari Universitas New South Wales di Australia mengatakan bahwa badan utama pesawat Boeing 777 itu kemungkinan besar telah tenggelam. Namun potongan ringan seperti flaps, lift, ailerons, dan kemudi bisa saja mengambang dan terdampar di suatu tempat. "Potongan tertentu bisa saja mengambang. Tapi apakah bagian itu sudah terdampar di suatu tempat, ini yang menjadi pertanyaan. Kemungkinan sisa-sisa bagian pesawat telah terdampar di sebuah pulau yang cukup rendah," ucap John. Pesawat Malaysia Airline MH370 yang mengankut 239 penumpang menghilang secara misterius pada tanggal 8 Maret 2014. Para keluarga korban mengatakan bahwa ini 'bukan akhir' dari pencarian. Michael Smart, profesor teknik penerbangan di Universitas Queensland berharap bahwa keluarga korban mungkin suatu hari mendapat jawaban yang mereka butuhkan. "Jika satu potongan muncul, bukan tak mungkin potongan lainnya juga akan muncul," tukasnya. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA