Warga Yordania minta PM untuk mundur karena tagihan pajak yang kontroversial

Personel keamanan memblokir demonstran memasuki gedung negara

Warga Yordania minta PM untuk mundur karena tagihan pajak yang kontroversial

AMMAN, Yordania

Ratusan orang turun ke jalan di ibu kota Amman pada Kamis, untuk memprotes undang-undang pajak yang kontroversial sekaligus menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Omar al-Razzaz.

Para demonstran berkumpul di depan gedung negara meskipun cuaca buruk dan meneriakkan slogan-slogan seperti "Razzaz keluar!" dan "Reformasi politik, tuntutan utama kami".

Beberapa pemrotes yang mencoba memasuki gedung itu dibubarkan oleh petugas keamanan.

Senat Yordania menyetujui RUU pajak penghasilan kontroversial pada pekan lalu yang telah memicu protes massal di Kerajaan.

RUU tersebut menyatakan bakal mengenai pajak tambahan pada warga yang mendapat bayaran tahunan sebesar 8.000 Dinar Yordania (sekitar USD11.200) atau lebih.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA