Produk perikanan Indonesia tembus Korea Selatan

Tahun lalu Indonesia masih berada pada peringkat ke-15 pemasok produk perikanan ke Korea Selatan dengan nilai USD40,6 juta

Produk perikanan Indonesia tembus Korea Selatan

JAKARTA

Produk perikanan Indonesia senilai USD143 juta berhasil menembus pasar Korea Selatan.

Capaian ini diperoleh melalui kontrak pembelian antara Daelim Corporation dari Korea Selatan dengan eksportir Indonesia yang berbasis di Minahasa Selatan, PT Global Fisheries Exchange (GFE).

Penandatanganan kontrak pembelian tersebut berlangsung pada Selasa, 4 Desember lalu di Busan International Fisheries Exchange (BIFEX), Korea Selatan. Penandatanganan disaksikan Kepala Indonesian Trade Promotion Center Busan, Kusuma Dewi.

“Penandatangan kontrak pembelian ini tentunya memberi kontribusi yang besar terhadap kinerja ekspor Indonesia. Kontrak pembelian akan dilakukan dalam tenggat waktu lima tahun. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia dapat memenuhi kebutuhan pasokan produk perikanan di Korea Selatan,” jelas Dewi melalui siaran pers.

Dewi berharap kerja sama antara kedua negara terus meningkat dan produk perikanan Indonesia semakin diterima oleh masyarakat Korea Selatan.

“Peluang ekspor produk perikanan Indonesia masih sangat besar. Hal ini dikarenakan kegemaran penduduk Korea Selatan akan makanan laut, terutama di Busan yang terkenal dengan Odeng dan Ommuk,” imbuh Dewi.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi menuturkan sejauh ini komposisi ekspor Indonesia ke Korea Selatan sebesar 45 persen masih berbasis migas dan batu bara.

Umar menilai perlu diversifikasi jenis komoditas ekspor agar mampu mencapai nilai perdagangan USD 30 milar pada 2022.

Produk perikanan merupakan salah satu yang potensial.

“Salah satu produk yang potensial adalah perikanan, mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dengan luas lautan lebih besar daripada daratannya,” kata Umar.

Korea Selatan mengimpor produk perikanan dari sejumlah negara dengan jumlah yang terus meningkat. Pada enam tahun terakhir rata-rata impor produk perikanan ke Korea Selatan mencapai lebih dari USD3,6 miliar. Pemasok terbesar mereka pada 2017 yakni Cina, Rusia, Vietnam, Norwegia, Amerika Serikat, dan Jepang.

Pada 2017, Indonesia berada pada peringkat ke-15 pemasok produk perikanan ke Korea Selatan dengan pangsa pasar sebesar 0,90 persen atau senilai USD40,6 juta.

“Diharapkan keberhasilan PT GFE mengekspor produk perikanan dapat diikuti para pelaku usaha lainnya. Apalagi kebutuhan Korea Selatan terhadap produk perikanan semakin meningkat,” pungkas Dewi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA