Pertamina kebut penyelesaian enam proyek kilang

Dari keenam proyek kilang tersebut, empat di antaranya adalah pengembangan kilang lama melalui Refinery Development Master Plan (RDMP) dan dua kilang baru dalam proyek Grass Root Refinery (GRR)

Pertamina kebut penyelesaian enam proyek kilang

JAKARTA

Pertamina mengatakan akan pengejar penyelesaian proyek beberapa kilang yang saat ini sedang digarap perusahaan minyak negara tersebut.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan kilang Balikpapan rencananya akan mulai masuk ke tahap perancangan desain, pengadaan material dan peralatan, serta pelaksanaan konstruksi (Engineering, Procurement, dan Construction/EPC) pada tahun depan.

Selain kilang Balikpapan, Nicke mengatakan Pertamina juga akan melakukan percepatan pengerjaan kilang Tuban yang juga termasuk untuk pengembangan industri petrokimia.

Kilang Tuban saat ini sudah masuk ke tahap pembebasan lahan milik Kementerian LHK dan juga warga.

“Kami juga melakukan reklamasi dan prosesnya semoga cepat. Kami lakukan bersama dengan Rosneft (perusahaan minyak pemerintah Rusia),” jelas Nicke dalam acara Pertamina Energy Forum di Jakarta, Rabu.

Kemudian, untuk kilang Bontang Nicke menjelaskan bahwa perusahaan yang dipimpinnya akan melakukan tanda tangan Frame Work Agreement pada Desember mendatang. Selanjutnya, untuk kilang Cilacap masih dalam tahap finalisasi dengan Saudi Aramco yang merupakan mitra Pertamina di blok tersebut.

“Kita akan melakukan land clearing di blok tersebut,” imbuh dia.

Untuk progres kilang lainnya, Nicke melanjutkan Pertamin dalam pertemuan tahunan IMF-World Bank Oktober lalu sudah menjalin kerja sama dengan CPC Corporation Taiwan untuk membangun kilang Balongan yang prosesnya bisa menjadi valuable product.

Nicke melanjutkan untuk kilang Plaju dan Dumai bukan membangun kilang baru, tetapi untuk mengonversi solar dan BBM menjadi green fuel seperti green avtur dengan menggunakan CPO dalam bentuk B100.

“Kami membuat long term agreement. Waktu yang diperlukan 24 bulan,” kata Nicke.

Dalam pertengahan bulan depan, Nicke mengungkapkan Pertamina akan melakukan agreement dengan ENI untuk bisa mengimplementasikan rencana konversi solar dan BBM tersebut.

Dari keenam proyek kilang tersebut, empat di antaranya adalah pengembangan kilang lama melalui Refinery Development Master Plan (RDMP) yakni di kilang Cilacap, Balikpapan, Balongan, dan Dumai.

Sementara untuk kilang di Tuban dan Bontang merupakan kilang baru dalam proyek Grass Root Refinery (GRR).

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA