Luncurkan Asuransi Berbasis Syariah, Aswata Incar Premi Rp4 Miliar

Produk dan layanan berbasis syariah kini menjadi salah satu pilihan masyakarat. Dengan potensi tersebut, PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) Kantor Cabang Bandung pun luncurkan Asuransi Wahana Tata Takaful, asuransi umum berbasis syariah. Head of Office

Luncurkan Asuransi Berbasis Syariah, Aswata Incar Premi Rp4 Miliar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Produk dan layanan berbasis syariah kini menjadi salah satu pilihan masyakarat. Dengan potensi tersebut, PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) Kantor Cabang Bandung pun luncurkan Asuransi Wahana Tata Takaful, asuransi umum berbasis syariah. Head of Office Kantor Aswata Bandung Ridwan Ansyori menuturkan, pihaknya cukup optimistis meluncurkan layanan Aswata Takaful di Bandung. Pasalnya, perkembangan ekonomi di Kota Bandung dan sekitarnya cukup menjanjikan dan besarnya peluang untuk memberikan pelayanan asuransi umum syariah. Baik kepada segmen nasabah perorangan maupun pemilik usaha. "Layanan asuransi syariah seperti untuk kendaraan bermotor, asuransi kebakaran/properti, asuransi alat berat, asuransi kecelakaan diri dan asuransi pengangkutan barang. Kita cukup optimistis pada tahun ini bisa meraih target perolehan premi Rp4 miliar," ujar Ridwan. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan menerapkan pola distribusi atau penjualan produk menggunakan beberapa saluran distribusi. Seperti kerja sama dengan perbankan, leasing, dan lembaga pembiayaan syariah lainnya. "Juga dengan cara melalui keagenan dan penjualan langsung di kantor-kantor Aswata," tambahnya. Head of Central Regional Office Aswata Didin Wahidin menambahkan, ekonomi global pun mempengaruhi pasar asuransi. Namun Aswata optimistis ekonomi Indonesia akan terus tumbuh dengan baik. Selain produk perkembangan industri keuangan syariah atau takaful di kota Bandung dan sekitarnya, saat ini Tasikmalaya masih menjadi pasar menjanjikan untuk produk syariah. "Hadirnya Aswata Takaful cermin optimisme dan komitmen kuat Aswata untuk terus mengembangkan perusahaan di kota Bandung," terang Didin. Untuk target premi Aswata Takaful di central regional, pihaknya menargetkan Rp8,750 miliar sedangkan untuk Aswaya konvensional ditargetkan Rp345 miliar. "Posisi saat ini secara keseluruhan, baru 50 persen dari target," pungkasnya. (ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA