Kadin: Perlambatan ekonomi China pengaruhi perdagangan Indonesia

Ekonomi China kemungkinan akan melambat dengan pertumbuhan sebesar 6,2 persen

Kadin: Perlambatan ekonomi China pengaruhi perdagangan Indonesia

JAKARTA

Asosiasi pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) memprediksi kinerja perdagangan Indonesia pada tahun 2019 akan banyak terpengaruh oleh perlambatan ekonomi China.

Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani mengatakan ekonomi China kemungkinan akan melambat dengan pertumbuhan sebesar 6,2 persen.

“Ekspor kita masih paling besar bergantung pada China. Kita lebih sensitif terhadap perekonomian China ketimbang AS,” jelas Rosan dalam acara silaturahim di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin.

Menurut dia, ekspor Indonesia akan membaik apabila harga komoditas tinggi.

Tetapi, karena harga komoditas belum membaik dan ekonomi China melambat, Rosan mengatakan akan sangat mempengaruhi pertumbuhan ekspor dan ekonomi Indonesia.

“Pemerintah akan coba dorong investasi untuk menjaga pertumbuhan. Konsumsi domestik juga kelihatannya cukup baik,” ungkap dia.

Investasi yang masuk ke Indonesia, menurut dia, akan mulai membaik dengan adanya perang dagang dan juga karena kebijakan fiskal Indonesia untuk mendorong investasi mulai membaik.

“Negara-negara tetangga kita juga terus melakukan reformasi di segala bidang. Kita berkompetisi dengan mereka,” lanjut Rosan.

Rosan juga mengatakan sektor industri menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia karena dapat tumbuh hingga 5,4 persen melampaui pertumbuhan ekonomi.

“Biasanya kan industri tumbuh di bawah pertumbuhan ekonomi. Jadi ini diharapkan bisa memperbaiki pertumbuhan ekonomi pada 2019,” kata Rosan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA