IMF mau kucurkan bailout untuk Pakistan, peringatkan soal China

Baru-baru ini, Pakistan mengumumkan meminta Dana Moneter Internasional (IMF) kucurkan dana untuk topang perekonomian negara yang bermasalah

IMF mau kucurkan bailout untuk Pakistan, peringatkan soal China

BALI

Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa membenarkan Pakistan telah meminta pertolongan mereka untuk mengucurkan dana demi menopang perekonomian mereka yang bermasalah.

Meski, Kepala Ekonom dan Ketua Departemen Riset IMF Maurice Obstfeld menyebut keinginan Pakistan ini belum secara resmi diajukan kepada lembaganya.

“Kami akan dengarkan dengan seksama permintaan mereka, jika nanti mereka sudah siap bicara kepada kami,” ujar Maury, sapaan akrabnya, di ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia (AM IMF-WB) 2018 di Nusa Dua, Bali.

Maury melanjutkan, Pakistan saat ini tengah menghadapi ketidakseimbangan neraca, tingkat ketahanan mata uang rendah karena kaku dan dinilai terlalu tinggi sehingga menimbulkan kesenjangan keuangan.

“Pemerintah Pakistan menyatakan keinginan untuk membuat sistem struktural yang lebih mendalam, dan memutus siklus dari sistem lama mereka. Ini adalah pertanda yang bagus,” sebut Maury.

Pakistan memiliki banyak potensi, sebut Maury, “Dan IMF akan membantu mereka mencapai potensi-potensi tersebut. Kami ingin pemerintah membuat kemajuan yang berkelanjutan karena ini bagus untuk masyarakat.”

Meski begitu, Maury memperingatkan agar Pakistan waspada soal Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC), proyek infrastruktur dengan investasi dari China senilai USD62 juta di Pakistan.

“Ada potensi keuntungan besar, namun juga ada risiko. Pakistan butuh banyak infrastruktur, sehingga proyek ini sangat penting bagi mereka. Tapi mereka harus menghindari skema utang yang terlalu besar, karena akan memberi dampak buruk pada pertumbuhan ekonomi pada akhirnya,” papar Maury.

Pada Senin malam, Menteri Keuangan Pakistan Asad Umar mengumumkan akan meminta bantuan dana dari IMF. Keputusan ini dipandang sebagai satu-satunya pilihan pemerintah untuk mengatasi krisis keseimbangan pembayaran.

"Perdana Menteri Imran Khan setelah berkonsultasi dengan semua pemangku kepentingan dan ahli ekonomi telah memberi lampu hijau untuk membuka pembicaraan dengan IMF untuk program bailout," kata Umar.

Pejabat Kementerian Keuangan Pakistan yang berbicara secara anonim menyebut paket bailout dari IMF itu senilai USD10 juta.

Tanggal Diperbarui: 11 Ekim 2018, 16:15
TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA