Bagasi penerbangan domestik LCC kini tak lagi gratis

Ketentuan ini merupakan penyesuaian dari Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 185 Tahun 2015 mengenai Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi

Bagasi penerbangan domestik LCC kini tak lagi gratis

JAKARTA

Para penumpang pesawat terbang rute domestik yang menggunakan maskapai berbiaya hemat (Low Cost Carrier/LCC) kini harus siap mengeluarkan biaya ekstra untuk bagasi.

Salah satu maskapai LCC yakni Citilink Indonesia akan mulai memberlakukan ketentuan baru untuk penumpangnya yang hendak bepergian dengan membawa bagasi tercatat pada rute-rute penerbangan domestik.

Pjs. VP Sales & Distribution PT Citilink Indonesia Amalia Yaksa mengatakan ketentuan yang akan diberlakukan untuk bagasi tercatat penumpang merupakan penyesuaian dari Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 185 Tahun 2015 mengenai Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi.

“Namun ketentuan bagasi tercatat ini hanya akan diberlakukan untuk penerbangan domestik saja,” ujar dia dalam keterangan resmi, Kamis.

Khusus penumpang Citilink Indonesia rute internasional (seperti Jakarta-Penang, Banyuwangi - Kuala Lumpur dan Denpasar – Dili) serta penumpang yang telah menjadi member Supergreen atau Garudamiles member menurut Amalia, akan tetap mendapatkan 10 kg gratis dengan pembelian di page member.

Amalia menambahkan sesuai Pasal 3 PM 185 Tahun 2015, Citilink Indonesia termasuk dalam kategori maskapai dengan pelayanan no frills (pelayanan dengan standar minimum).

“Maka sesuai dengan kelompok pelayanan yang tertera pada Pasal 22 khususnya butir c PM 185 tahun 2015 yang menyatakan bahwa maskapai no frills dapat mengenakan biaya untuk pengangkutan bagasi tercatat,” tambah Amalia.

Saat ini, Amalia mengungkapkan manajemen Citilink Indonesia sedang melakukan koordinasi dengan stakeholders baik eksternal (termasuk otoritas) maupun internal guna mempersiapkan seluruh infrastruktur pendukung yang diperlukan bagi pelaksanaan ketentuan bagasi tercatat yang baru ini mulai dari SOP hingga kesiapan SDM, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Citilink Indonesia mengharapkan bahwa ketentuan terbaru terkait bagasi tercatat ini dapat berjalan dengan baik dengan terus menjaga kualitas pelayanan penerbangan yang selalu mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan bagi seluruh penumpangnya.

“Selain itu, ketentuan ini diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam dinamika iklim industri penerbangan nasional yang positif dengan persaingan yang sehat,” imbuh Amalia.

Lion Air Group tidak lagi gratiskan bagasi terdaftar

Sebelumnya, pada tanggal 4 Januari lalu maskapai penerbangan Lion Air dan Wings Air sudah mengeluarkan kebijakan baru berupa penyesuaian kapasitas berat barang bawaan dan bagasi terdaftar yang tidak lagi gratis.

Kebijakan ini efektif berlaku sejak 8 Januari sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan seluruh penerbangan domestik Lion Air tidak lagi mendapatkan bagasi cuma-cuma hingga 20 kg per penumpang.

Sementara bagi penumpang domestik Wings Air juga tidak lagi mendapatkan bagasi cuma-cuma hingga 10 kg per penumpang.

Danang menjelaskan setiap calon penumpang (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi seperti tas laptop, perlengkapan bayi, bahan membaca, binocular, dam tas jinjing wanita.

“Ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin adalah 40 cm x 30 cm x 20 cm,” jelas Danang.

Penerbangan Lion Air Group jelas Danang, juga memberlakukan bahwa beberapa barang yang diikat atau dibungkus jadi satu tidak akan dianggap sebagai satu buah bagasi kabin.

“Bagi calon penumpang yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (tour and travel), website Lion Air dan kantor penjualan tiket Lion Air Group,” urai Danang.

Penerbangan Lion Air dan Wings Air lanjut dia, menawarkan kapasitas bagasi ekstra atau kelebihan atas bagasi yang ditetapkan (Excess Baggage Ticket).

“Hal ini sebagai bagian upaya membantu setiap pelanggan dalam meminimalisir biaya tambahan yang relatif tinggi karena kelebihan bagasi,” imbuh dia.

Terkait pre-paid baggage, Danang mengatakan setiap calon penumpang dapat membeli dengan harga terjangkau dan lebih hemat bersamaan pembelian tiket (issued ticket) atau sesudah pembelian tiket dengan batas waktu enam jam sebelum keberangkatan.

“Setiap pelanggan yang membawa barang bawaan atau bagasi lebih dari ketentuan bagasi perorangan yaitu 7 kg akan dikenakan biaya kelebihan bagasi sesuai tarif yang berlaku pada hari keberangkatan,” jelas dia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA