Terlibat SKTM Palsu, PNS Kota Bandung Harus Mundur

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyarankan, bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandung yang terlibat konspirasi dan memfasiilitasi pembuatan surat keterangan tidak mampu (SKTM) palsu untuk mengundurkan diri dari peke

Terlibat SKTM Palsu, PNS Kota Bandung Harus Mundur

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyarankan, bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandung yang terlibat konspirasi dan memfasiilitasi pembuatan surat keterangan tidak mampu (SKTM) palsu untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya. Sejatinya, tugas PNS adalah mengabdi kepada masyarakat bukan mendzolimi. "Ini tidak akan terjadi kalau tidak ada niat dan konspirasi. Kepada mereka-mereka yang memfasilitasi dan melanggar aturan, bulan ramadhan ini tolong intropeksi kalau tidak bisa bekerja di bidang yang sudah disumpahkan jabatannya sebaiknya tidak lagi bekerja disitu," ucap Ridwan dalam arahannya dihadapan aparat kewilayahan dan jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung di ruang serbaguna BKD lantai tiga Jalan Wastukencana, Kamis (2/7/2015). Menurut Ridwan, banyak laporan kepada dirinya tentang persengkongkolan dalam proses pendaftaran penerimaan perserta didik baru (PPDB) yang menggunakan SKTM palsu. "Bagaimana ada sekolah SMP yang meluluskan dua per tiganya dengan SKTM. Ini tidak akan terjadi kalu tidak ada niat dan konspirasi," katanya. Ridwan mengaku, dirinya ingin memberhentikan praktik-praktik kotor yang selama ini terjadi, khususnya pada saat PPDB berlangsung. "Saya ingin berhentikan yang namanya pembohongan-pembohongan dan pendzoliman kepada mereka yang seharusnya sekolah dengan haknya," akunya. (Budi/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA