Telusuri SKTM Palsu pada PPDB, 1800 Brigadir RW Akan Datangi Rumah Warga

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebutkan, sebanyak 1800 brigadir RW Kota Bandung akan dikerahkan untuk melakukan pengecekan terkait pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang disinyalir menggunakan surat keterangan miskin (SKTM) palsu. Mereka

Telusuri SKTM Palsu pada PPDB, 1800 Brigadir RW Akan Datangi Rumah Warga

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebutkan, sebanyak 1800 brigadir RW Kota Bandung akan dikerahkan untuk melakukan pengecekan terkait pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang disinyalir menggunakan surat keterangan miskin (SKTM) palsu. Mereka akan melakukan inspeksi dari rumah ke rumah. "Sebanyak 1800 brigadir RW akan datang ke rumah-rumah dan kalau ketahuan membohongi, itu yang namanya si orang tua akan kita sanksi," ucap Ridwan kepada wartawan di Balai Kota Bandung Jalan Wastukencana, Selasa (30/6/2015). Ridwan menegaskan, sanski diberikan tidak hanya kepada orang tua yang memalsukan SKTM. Tapi, juga kepada aparat mulai tingkat RT/RW dan Lurah akan mendapatkan sanksi tegas. "Nanti yang diperiksa multilevel. Jika mereka lalai memeriksa, termasuk jika ada mafia-mafia yang menawarkan ini (SKTM), juga akan kita tindak. Selanjutnya bagaimana polisi yang melakukan tindakan sesuai prosedurnya," tegas Ridwan. Ridwan mengungkapan, 1000 pendaftar PPDB disinyalir menggunakan SKTM palsu di tingkat SMA dan SMK di Kota Bandung. "Itu data dari Kadisdik. Mungkin karena tahu polisi sudah berdatangan ke sekolah-sekolah, sarieuneun meureunnya (ketakutan mungkin). Dari awal tong macem-macem (jangan macam-macam) kenapa ini berlaku macam-macam," tegas Ridwan. (Budi/ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA