Soal SKTM Palsu, Polrestabes Bandung Akan Periksa Aparat Kewilayahan

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol menyatakan, pihaknya akan memeriksa semua aparat kewilayahan mulai dari tingkat RT RW hingga Lurah terkait dugaan adanya pendaftar PPDB yang menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) palsu. Menu

Soal SKTM Palsu, Polrestabes Bandung Akan Periksa Aparat Kewilayahan

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol menyatakan, pihaknya akan memeriksa semua aparat kewilayahan mulai dari tingkat RT/RW hingga Lurah terkait dugaan adanya pendaftar PPDB yang menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) palsu. Menurutnya, tidak mungkin surat SKTM keluar tanpa melalui aparat kewilayahan tersebut. "Itu jelas disana RT/RW memberikan pengantar. Ada nggak keterliibatannya, lurah menerima dan menerbitkan surat SKTM, lurahnya juga akan kita periksa. Melakukan pengecekan atau tidak orang-orang ini, jangan sampai nanti saling menyalahkan. Nah ini harapan kami," kata Yoyol kepada wartawan saat ditemui di Balai Kota Bandung Jalan Wastukencana, Selasa (30/6/2015). Yoyol mengungkapkan, pihaknya akan mengembangkan dugaan pemalsuan SKTM tersebut. Untuk hukumannya sendiri, kata Yoyol, dirinya masih akan melakukan penyelidikan lebih dalam sesuai dengan temuan di lapangan. "Pasal yang akan dikenakan menggunakan dokumen palsu, untuk hukumannya nanti akan kita lihat apa yang dipalsukan, terus masing- masing aparat ngecek tidak, ada unsur kelalaian atau kesengajaan," ungkap Yoyol. Yoyol juga mengimbau kepada aparat kewilayahan yang terkait dalam pengeluaran SKTM harus memberikan data yang benar tidak ada manipulasi. "Tolong dikasihkan data yang benar-benar. Kalau di sekolah itu ada seratus orang yang pakai SKTM, kita akan cek datangi rumahnya. Dimana nanti dari sekian banyak itu ada kriteria orang tidak mampu itu seperti apa,"pungkasnya. (Budi/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA