Selain Gratifikasi, Alex Tachsin Dijerat Penyalah Gunaan Wewenang

Wakil Sekertaris Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung Alex Tachsin didakwa tidak hanya soal gratifikasi tapi juga penyalah gunaan jabatan. Sebab itu, Alex didakwa Undang Undang Tipikor dengan pasal berlapis. Demikian dikatakan Kepala Kejari Bandung, Dwi

Selain Gratifikasi, Alex Tachsin Dijerat Penyalah Gunaan Wewenang

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wakil Sekertaris Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung Alex Tachsin didakwa tidak hanya soal gratifikasi tapi juga penyalah gunaan jabatan. Sebab itu, Alex didakwa Undang - Undang Tipikor dengan pasal berlapis. Demikian dikatakan Kepala Kejari Bandung, Dwi Hartanta dalam jumpa pers di gedung Kejaksaan Negeri Bandung Jalan Jakarta, Kota Bandung, Selasa (30/6/2015). Hal tersebut dikemukakan seiring telah dilimpahkannya kasus korupsi penggantian tanah SMA 22 dengan tersangka Alex Tachsin ke Pengadilan Tipikor Bandung. "Kasusnya sudah saya limpahkan tadi pagi ke Pengadilan. Kini tinggal menunggu sidangnya," ungkap Dwi Hartanta. Kasus yang menjerat Alex Tachsin hingga dilakukan penahanan merupakan pengembangan kasus yang sama dengan terdakwa Didi Rismunadi. Alex Tachsin ditetapkan tersangka dari 27 Februari 2015 dan kini mendekam di Rutan Kebon Waru Bandung. "Bahwa AT adalah hasil penyidikan oleh tim jaksa Kejari Bandung, yang merupakan pengembangan perkara sebelumnya," ujarnya. Menurut Dwi,  Dari penyidikan kemudian jaksa menyelesaikan berkas perkara hingga terjadi tahap dua. Alex dilakukan penahanan rutan oleh Kejari Bandung sejak 21 April 2015 atau sudah dua bulan sepuluh hari ditahan. "Penyidik menyerahkan kasus tersebut ke jaksa penuntut umum pada 16 Juni," tukasnya. (Adi/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA