Sekdis Distracip Jadi Tersangka, Wali Kota Bandung Baru Tahu

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku baru mengetahui Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Pemerintah Kota Bandung berinisial YAS ditetapkan jadi tersangka oleh Bareskrim Polri Rabu (25 3 2015) pagi tadi. Hal itu dikatakan Ridwan usai memimpin

Sekdis Distracip Jadi Tersangka, Wali Kota Bandung Baru Tahu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku baru mengetahui Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Pemerintah Kota Bandung berinisial YAS ditetapkan jadi tersangka oleh Bareskrim Polri Rabu (25/3/2015) pagi tadi. Hal itu dikatakan Ridwan usai memimpin rapat pengamanan KAA di Balai Kota Bandung Jalan Wastukencana Bandung. " Belum ada laporan masalahnya, saya tau pagi dari berita online. Kalau kita menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum, detailnya kurang hapal karena bangunannya udah ada pas saya jadi wali kota," katanya. Menurutnya, ia kurang paham dengan permasalahan yang ada di balik pembangunan stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tersebut. " Di balik GBLA kurang begitu paham kalaupun ada status itu saya akan coba pelajari. Nanti akan minta paparan dulu dari tim. Saya terkejut tapi dari sisi pasif hukumya bukan di zaman saya," jelasnya. Saat ditanya apakah akan memberi bantuan hukum? Ridwan mengatakan itu merupakan bagian prosedur. " Bantuan hukum itu standar, kan di Korpri itu ada Lembaga bantuan hukumnya (LBH)," katanya. Ridwan pun berharap, tidak banyak kasus saat dirinya menjabat sebagai Wali Kota. Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan seorang berinisial YAS sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan stadion utama Gelora Bandung Lautan Api di Gede Bage, Bandung. YAS merupakan Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Pemerintah Kota Bandung. (Budi S/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA