Satu Blok Apartemen di Rancacili Disiapkan bagi Warga Terdampak Relokasi

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebutkan, satu dari dua apartemen rakyat Rancacili yang sebelumnya telah dibangun, dikhususkan untuk dihuni warga yang rumahnya direlokasi. Khususnya yang sudah ada sekarang, itu akan dipakai untuk relokasi rumah ruma

Satu Blok Apartemen di Rancacili Disiapkan bagi Warga Terdampak Relokasi

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebutkan, satu dari dua apartemen rakyat Rancacili yang sebelumnya telah dibangun, dikhususkan untuk dihuni warga yang rumahnya direlokasi. "Khususnya yang sudah ada sekarang, itu akan dipakai untuk relokasi rumah-rumah yang memang tinggal di tanah negara seperti warga yang di Kiaracondong," ucap Ridwan usai melakukan ground breaking pembanguan apartemen rakyat di Rancacili Kecamatan Rancasari, Selasa (30/6/2015). Menurut Emil, semua warga yang sekarang masih menempati tanah negara di Kiaraconondong, diharapkan setelah lebaran bisa mengosongkannya. "Tadi sudah serah terima kunci apartemen rakyat yang masih kosong. Insya Allah setelah lebaran semuanya yang di Kiaracondong harus mengosongkan, dan sudah kita beri solusi pindah ke Rancacili. Sehingga dengan begitu, semua mendapatkan haknya, sesuai dengan aturan," kata Ridwan. Ridwan mengungkapkan, pihaknya akan segera mensosialisasikan untuk pendaftaran penghuni dan kepemilikan apartemen rakyat dengan secepatnya. "Akan kita umumkan secepatnya. Sehingga semuanya fair. Tidak ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan. Tentunya nanti ada keberpihakan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang kita beri pioritas seperti guru, guru honorer, pns, mungkin sebagian juga dari kelompok rekan-rekan wartawan dan yang lainnya dengan proporsi yang proporsional," pungkasnya. Seperti diketahui, sebelumya Pemkot Bandung telah membangun dua apartemen rakyat di Rancacili. Pembangunan tersebut  bekerjasama dengan Kementrian Perumahan Rakyat (Perum Pera) dan Kementrian Pekerjaan Umum (PU) pada beberapa waktu lalu. Satu dari dua apartemen rakyat tersebut sudah dihuni oleh warga golongan menengah ke bawah. Sedangkan, satunya lagi masih kosong dan diperuntukan khusus bagi warga yang terdampak relokasi karena menempati tanah negara. (Budi/ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA