Ruang Instalasi NAPZA Lebih Cepat Tangani Pemulihan

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, ruang khusus instalasi NAPZA yang dimiliki Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat bisa lebih cepat dalam menangani proses pemulihan korban pengguna Narkotika dibandingkan dengan panti rehabilitasi lainn

Ruang Instalasi NAPZA Lebih Cepat Tangani Pemulihan

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, ruang khusus instalasi NAPZA yang dimiliki Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat bisa lebih cepat dalam menangani proses pemulihan korban pengguna Narkotika dibandingkan dengan panti rehabilitasi lainnya. Demikian dikatakan Aher kepada wartawan usai menandatangani prasasti peresmian ruang Instalasi NAPZA Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate Jalan Dipenogoro Kota Bandung, Rabu (5/8/2015). "lebih cepet dibanding balai atau panti. Balai itu kan 10 bulan, ini bisa lebih cepet. Pergantiannya lebih cepet. Pendekatan penyelesaian penanggulangan yang sudah menjadi pengguna (narkoba) lewat pendekatan medis," katanya. Aher menyebutkan, daya tampung yang dimiliki ruangan insatalasi NAPZA tersebut sebanyak 60 orang. Ke depan, Aher berencana memperluas ruang instalasi untuk daya tampung yang lebih besar lagi. "Mudah-mudahan ke depan, tenaga rehabilitator nya juga kita akan tambah. Panti (tempat) nya akan kita perluas. Karena permasalahannya kan seringkali di sumber daya manusia (SDM)," jelasnya. Menurut Aher, jika dibandingkan dengan sistem rehabilitasi yang sekarang sudah ada ruang instalasi NAPZA di Rumah Sakit tersebut memiliki keunggulan dengan melibatkan sentuhan medis. "Kalau sistem Inabah kan sistem pesantren, tidak ada sistem medisnya. Kalo pesantren kan perannya membangun kepercayaan diri lewat pendekatan kerohanian," katanya. (Budi/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA