Puluhan Souvenir Satwa Lindung Disita

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat Sylvana Ratina menerangkan, optimalnya penyitaan puluhan Souvenir Satwa Lindung di Kota Bandung disebabkan karena berperan aktifnya kelompok masyarakat. Laporan dugaan adanya praktek perdag

Puluhan Souvenir Satwa Lindung Disita

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat Sylvana Ratina menerangkan, optimalnya penyitaan puluhan Souvenir Satwa Lindung di Kota Bandung disebabkan karena berperan aktifnya kelompok masyarakat. Laporan dugaan adanya praktek perdagangan melawan hukum itu, muncul pada Kamis (30/7/2015) kemarin, dan pada hari itu juga sampai malam penyitaan dilakukan beserta aparat hukum terkait. "Taunya mendadak setelah ada laporan dari LSM JAAN dan COP datang sebanyak 10 orang serta membawa bukti bukti," ujar Sylvana di Gedebage Kota Bandung, Jum'at (31/7/2015). Dia menerangkan, saat proses pemeriksaan berjalan lancar tanpa ada perlawanan baik dari pihak toko maupun oknum yang berkepentingan, bahkan pengelola berinisial K mendukung penuh penyitaan puluhan Souvenir Satwa Lindung tersebut. "Pengelola di toko saat penyitaan mendukung, bahkan sempat mempertanyakan 'souvenir' mana saja yang harus diamankan," sahutnya. Perdagangan Souvenir Satwa Lindung itu masuk dalam perkara tindak pidana bidang kehutanan yang melanggar pasal 21 huruf D Undang Undang Republik Indonesi Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan ekosistem yaitu setiap orang dilarang memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian satwa yang dilindungi. "Perkara ini kita dalami karena barang barang dagangkan adalah titipan di toko itu, pengelola saat ini belum ditahan," tukasnya. (Adi/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA