Perusahan Belum Sadar Pentingnya Fasilitas Anti Kebakaran

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi Herry Setiawan mengatakan, kesadaran para pengusaha pemilik pabrik menyediakan alat pendukung pencegahan insiden kebakaran masih rendah, bahkan menganggap tidak penting. Padahal

Perusahan Belum Sadar Pentingnya Fasilitas Anti Kebakaran

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi Herry Setiawan mengatakan, kesadaran para pengusaha pemilik pabrik menyediakan alat pendukung pencegahan insiden kebakaran masih rendah, bahkan menganggap tidak penting. Padahal salah satu fasilitas yang wajib disediakan pabrik itu adalah ground tank, sangat penting untuk memadamkan api agar tidak semakin membesar. "Harusnya perusahaan memiliki ground tank untuk menampung air. Dengan begitu, ketika terjadi kebakaran dan kita butuh air, bisa mengambil dari sana," ujar Herry, Minggu (2/8/2015). Dia menerangkan, banyak bangunan pabrik di Cimahi yang rawan kebakaran, tetapi belum memiliki ground tank atau tempat penyimpanan air bawah tanah sebagai sumber air saat terjadi kebakaran. Dia menjelaskan, setiap perusahaan atau pabrik wajib menyediakan fasilitas ground tank berdasarkan Perda Nomor 7/2012 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Kota Cimahi. Selain ground tank, tambah dia, masih banyak perusahaan yang tidak menyediakan alat pendeteksi api dan sebagainya padahal sudah diatur rinci dan wajib. Salah satu himbauannya adalah harus memiliki APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di setiap 100 meter tempat perusahaan. "Jika tidak mengikuti Perda, pemerintah bisa memberikan sanksi seberat - beratnya berupa pencabutan izin usahanya," tukasnya. (Adi/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA