Pendaftar PPDB dengan SKTM Palsu Tak Mundur hingga Jumat (3/7/2015) , RK: Akan Diproses Hukum

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (RK) mengancam pendaftar pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang menggunakan SKTM palsu akan diproses secara hukum jika hingga Jumat (3 7 2015) nanti tidak mengundurkan diri. Saya sebagai Wali Kota memberi waktu s

Pendaftar PPDB dengan SKTM Palsu Tak Mundur hingga Jumat (3/7/2015) , RK: Akan Diproses Hukum

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (RK) mengancam pendaftar pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang menggunakan SKTM palsu akan diproses secara hukum jika hingga Jumat (3/7/2015) nanti tidak mengundurkan diri. "Saya sebagai Wali Kota memberi waktu sampai hari Jumat (3/7/2015), silakan mundur. Setelah hari Jumat masih keukeuh tidak mau mundur, akan dibawa ke ranah hukum," tegas Ridwan kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa (30/6/2015). Menurut Ridwan, pola pikir di kalangan masyarakat sekarang sudah tidak mengindahkan kaidah-kaidah kejujuran dan budaya rasa malu yang sudah terpinggirkan. Termasuk dalam proses PPDB. "Pola pikir kita, bangsa ini berani melanggar aturan asal berjamaah, banyakan dan inilah yang membuat moral kita turun. Karena anak dari kecil sudah diajarkan berbohong oleh orang tuanya. Karena peluangnya ada, maka kita tutup dengan sistem ini (mengundurkan diri dan proses hukum)," tegasnya. Ridwan pun menyatakan, sebagus apapun sistem yang dibangun pada PPDB kali ini, jika sumber daya manusianya tidak berjalan sesuai dengan sistem, hasilnya tidak akan optimal. "Kan membangun sistem ini multi dimensi. Saya punya political will, di handapna teu beres kan riweuh teu beres tujuana (dibawahnya tidak bagus akan tidak benar anti tujuannya). Nah, sekarang kami ingin kasih tahu bahwa hukum di atas segalanya, maka untuk proses hukumnya ada pihak kepolisian," pungkas Ridwan. (Budi/ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA