MUI Jabar Menampik Jika BPJS Adalah Haram

Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Raffani Achyar menampik jika pihaknya menyatakan BPJS itu adalah haram. Pihaknya hanya menilai, sistem BPJS yang berlaku sekarang masih jauh dari prinsip syariah. Maka harus disempurnakan disesuaikan denga

MUI Jabar Menampik Jika BPJS Adalah Haram

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Raffani Achyar menampik jika pihaknya menyatakan BPJS itu adalah haram. Pihaknya hanya menilai, sistem BPJS yang berlaku sekarang  masih jauh dari prinsip syariah. "Maka harus disempurnakan disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah, tidak ada pernyataan MUI yang mengharamkan BPJS," tegas Raffani kepada Fokusjabar.com di Kantor MUI Jabar Jalan RE Martadinata Bandung, Jumat (31/7/2015). Raffani mengaku, dirinya baru saja mendapatkan salinan fatwa tertulisnya dari MUI pusat mengenai rekomendasi untuk BPJS. "Ini (salinan) adalah hasil sidang Komisi D pada waktu Ijtima ulama yang kelima tahun 2015 di Tegal sebelum bulan puasa kemarin. Di sini (salinan) tidak ada diktum yang mengharamkan,  ada juga beberapa poin rekomendasi," bebernya. Raffani menuturkan, isi fatwa panduan Jaminan Kesehatan Nasional dan BPJS kesehatan merekomendasikan agar pemerintah membuat standar minimum atau taraf hidup layak dalam kerangka jaminan kesehatan yang belaku bagi setiap penduduk negeri. "Itu sebagai wujud pelayanan publik sebagai modal dasar bagi terciptanya suasana kondusif di masyarakat tanpa melihat latar belakang," tuturnya. Raffani juga menjelaskan, agar pemerintah membentuk aturan sistem dan memformat modus operandi BPJS kesehatan agar sesuai dengan prinsip syariah. "Hanya itu saja intinya, tidak ada diktum yang mengharamkan," tukasnya. (Budi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA