Menguak Misteri Pembunuhan Yusi, Kakaknya Melihat Keanehan

Sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan siswi SMKN 1 Bandung, Yusi Husaeni (18), oleh Terdakwa, Wanda Zaki (18), kembali digelar di Pengadilan Negeri Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung. Sidang beragendakan memenita keterangan saksi ini, menghadirkan empa

Menguak Misteri Pembunuhan Yusi, Kakaknya Melihat Keanehan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan siswi SMKN 1 Bandung, Yusi Husaeni (18), oleh Terdakwa, Wanda Zaki (18), kembali digelar di Pengadilan Negeri Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung. Sidang beragendakan memenita keterangan saksi ini, menghadirkan empat orang dari pihak korban, yaitu Adiyoso (kakak korban), Wiwin Widaningsih (ibu korban), Pinkan dan Intan (teman sekolah). Kakak korban, Adiyoso, memberikan keterangan bahwa sebelum mengetahui adiknya menghilang dan  meninggal, almarhum Yusi meminjam motor miliknya, dan mengaku akan pergi ke rumah temannya, di Arcamanik Bandung, pada Rabu 25 Februari 2015. "Yusi pergi dari rumah dengan menggunakan sepeda motor, jenis Matic, Honda Vario warna biru putih. Hari Rabu sekitar pukul 08:00 pagi, Yusi pinjam motor saya," ungkap Adiyoso kepada Majelis Hakim di Ruang Sidang 5 Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Selasa (30/6/2015). Adiyoso menjelaskan, pada hari Rabu sekitar pukul 08.00 WIB, Yusi pergi kerumah temannya di daerah Arcamanik. Meski berat hati, Adiyoso mengizinkan adiknya menggunakan sepeda motor itu karena Yusi pergi tidak jauh dari tempat tinggalnya. Yusi sendiri tinggal bersama keluarga di Jalan Bunisari Nomor 144, RT 03 RW 07, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung. "Keluar sebentar ke rumah temannya. Terus balik lagi ke rumah jam sembilan karena disuruh ibu beli obat di apotek. Tapi setelah itu, sekitar jam 10 pergi lagi. Malah perginya seperti tergesa-gesa. Sorenya sudah ga ada kabar, dan susah dihubungi," tambahnya. Adiyoso sempat curiga melihat tingkah laku Yusi sebelum berangkat, terlihat sedikit gusar dan terburu-buru. Bahkan Yusi pergi dengan membawa dua buah helm, seraya menyebut akan pergi ke rumah temannya di Arcamanik. Sedangkan terdakwa Wanda, dijerat dakwaan pertama dan kedua dengan pasal 338 dan 362 KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun. (Adi Suparman/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA