Mega Proyek Pembangkit Listrik 35 Ribu Mega Watt Dikelola PLN dan Swasta

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, pembangunan Pembangkit Listrik sebesar 35 ribu mega watt (MW) akan dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan juga pihak swasta. Pengerjaan pembangkit sebesar 5ooo MW akan dikerjakan oleh PLN dan pembanguna

Mega Proyek Pembangkit Listrik 35 Ribu Mega Watt Dikelola PLN dan Swasta

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, pembangunan Pembangkit Listrik sebesar 35 ribu mega watt (MW) akan dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan juga pihak swasta. Pengerjaan pembangkit sebesar 5ooo MW akan dikerjakan oleh PLN dan pembangunan pembangkit sebesar 30.000 MW akan ditangani pihak swasta. "Sedangkan untuk transmisi sebesar 46.597 kilometer sirkuit (kms) dan pembangunan gardu induk akan ditangani oleh PLN bersama dengan swasta,"  ucap Sudirman di Kampus ITB Jalan Ganesa, Senin (3/8/2015). Said juga mengatakan, pihaknya juga akan melanjutkan sisa pengerjaan 7000 MW dari program pembangkit listrik Fast Track Program (FTP) I. Said menargetkan 80 persen dari 7000 MW FTP I ini akan diselesaikan pada akhir 2015. Sedangakn sisanya sebesar 20 persen akan diselesaikan pada 2016. "Biaya untuk program 35 ribu MW plus tujuh ribu MW ini sebesar Rp1.100 trilyun dalam lima tahun ke depan, dan sebagian besar ditanggung investor swasta," katanya. Said menuturkan, sebagai mega proyek, program pembangunan pembangkit 35000 MW ini pasti akan menemui hambatan dalam prosesnya. Akan tetapi, belajar dari proyek pembangkit listrik FTP I dan II, Said telah merumuskan setidaknya ada beberapa hambatan yang dapat menyebabkan keterlambatan pembangunan pembangkit. "Diantaranya ialah terkait pembebasan dan penyediaan lahan, serta terkait proses negosiasi harga antara PLN dan Independent Power Producer (IPP)," tuturnya. (Budi/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA