Marak Pencurian, Polisi Pastikan Pelaku Bukan Geng Motor

Aksi kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) dan menyebabkan korban mengalami luka berat bahkan hingga meregang nyawa, kembali terjadi di Kota Bandung. Namun, Kepala Satuan Resor Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Bandung AKBP Mochamad Ngajib mema

Marak Pencurian, Polisi Pastikan Pelaku Bukan Geng Motor

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Aksi kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) dan menyebabkan korban mengalami luka berat bahkan hingga meregang nyawa, kembali terjadi di Kota Bandung. Namun, Kepala Satuan Resor Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Bandung AKBP Mochamad Ngajib memastikan itu bukan ulah geng motor. Ia menyatakan aktivitas geng motor di wilayah hukumnya dipastikan tidak ada. "Ini hanya pelaku curas biasa, tidak sama dengan geng motor," tegas Ngajib di Mapolrestabes Jalan Jawa Kota Bandung, Senin (3/8/2015). Insiden curas yang mengakibatkan kematian itu terjadi pada Minggu (2/8) dini hari dengan korban Farida Miawati (50) warga Alamat Jl. Harmis  Rt 05/07 Kelurahan Turangga,  Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Korban harus meregang nyawa setelah mempertahankan tas miliknya yang hendak di Jambret dua pelaku menggunakan sepeda motor di Jalan Sunda tepatnya Depan Rumah No. 27 Kelurahan Kebon Pisang Kecamatan Sumur Bandung Kota Bandung. Ngajib menegaskan, dari catatan penanganan kriminalitas di jalanan yang meresahkan masyarakat, motif tindakan kejahatan geng motor berbeda dengan aksi curas. Maka dari itu, insiden penjambretan yang mengakibatkan korban meregang nyawa saat ini menjalani tahap penyidikan untuk membuktikan kelompok dan motif pelaku. "Motif dari hasil penyelidikan yang kita lakukan adalah pelaku melakukan aksi pencurian dengan kekerasan biasa, namun dalam aksinya tersebut, para pelakunya ini membawa senjata tajam," tukas Ngajib. (Adi/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA