Kinerja DPRD Cimahi Belum Efektif

Kinerja DPRD Kota Cimahi menjadi sorotan sejumlah pihak. Mereka menilai bahwa produktivitas wakil rakyat Cimahi ini tak sebanding dengan pengeluaran uang negara dalam bentuk perjalanan dinas. Pengamat Pemerintahan Kota Cimahi Kardi Panjaitan mengatakan,

Kinerja DPRD Cimahi Belum Efektif

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Kinerja DPRD Kota Cimahi menjadi sorotan sejumlah pihak. Mereka menilai bahwa produktivitas wakil rakyat Cimahi ini tak sebanding dengan pengeluaran uang negara dalam bentuk perjalanan dinas. Pengamat Pemerintahan Kota Cimahi Kardi Panjaitan mengatakan, kinerja anggota DPRD Kota Cimahi saat ini kurang produktif. Hal itu terlihat dari masih rendahnya penyerapan anggaran. "Ini harus dilihat dari sejauhmana fungsi DPRD dalam bekerja. Penyerapan rendah berarti pengawasan juga rendah. Ke mana DPRD selama ini ?" tanya Kardin, Selasa (24/5/2016). Dia mengingatkan agar Pemda yang memiliki Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (Silpa) di atas 10 persen harus hati-hati. Semestinya DPRD bekerja optimal dengan memaksimalkan tugas dan pokok dewan. Bukan masih melakukan banyak perjalanan dinas. Lebih jauh lagi, jika dilihat APBD  Kota Cimahi tidak sebesar daerah lain. Pendapatan asli daerah (PAD) juga tidak banyak yang bisa diandalkan. Namun sayang, Silpa terus  membengkak. Berdasarkan pengamatannya, dalam setahun terakhir ini, banyak proyek pekerjaan di Cimahi terlambat dikerjakan. Hal itu terjadi karena rendahnya serapan anggaran eksekutif yang tidak terlepas dari kinerja legislatif.   "Legislatif di sini kurang pengawasan dan lamban pembahasan," tegas dia. Dia meminta DPRD Kota Cimahi lebih efektif menggunakan anggaran dan selalu kritis terhadap penyerapan anggaran  yang dilakukan Pemkot Cimahi. Jika tidak begitu, pelaksanaan program -program pemerintah kota akan terhambat. Artinya, Dewan harus memberikan catatan dan jangan ada anggapan dewN belum efektif serta terkesan hanya memprioritaskan perjalanan dinas saja. Padahal, dampak dari perjalanan dinas ini tidak signifikan dengan program pembangunan yang ada. "Sekarang setop dulu perjalanan dinas. Tapi, tingkatkan produktivitas, fungsi pengawasan dan bersinergilah dengan rakyat," pungkasnya. (Gatot Poedji Utomo/L IN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA