Kejahatan Seksual Persempit Hak Keamanan dan Kenyamanan Anak

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Heryawan menilai fenomena kekerasan seksual yang terjadi hingga saat ini terus mempersempit hak keamanan dan kenyamanan anak. Kejahatan seksual makin menyisakan rua

Kejahatan Seksual Persempit Hak Keamanan dan Kenyamanan Anak

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Heryawan menilai fenomena kekerasan seksual yang terjadi hingga saat ini terus mempersempit hak keamanan dan kenyamanan anak. "Kejahatan seksual makin menyisakan ruang sempit untuk anak-anak mendapatkan tempat yang aman dan layak," tegas Netty di Bandung, Senin (29/6/2015). Penyebab terjadinya kekerasan seksual terhadap anak saat ini masih berkutat pada masalah klasik, yaitu ekonomi. Selain itu, kesadaran pengawasan orang tua terhadap anak saat itu terlalu bebas. "Penyebabnya beragam, kalau yang klasik kan ekonomi. Tapi yang patut kita cermati adalah pergeseran nilai dan perubahan gaya hidup," paparnya. Menurutnya, dampak pergeseran nilai dan gaya hidup ini, yaitu munculnya stimulus terhadap anak lebih leluasa berekspresi. Seharusnya pendampingan orang tua pada kategori umur tersebut harus lebih maksimal. "Sebetulnya kalau disebut miskin, tidak juga. Tapi setelah lulus sekolah, si anak dengan sendirinya mencari tempat tak pantas dikunjungi, serta mencari tahu mendaftar bagaimana jadi PSK, itu dilakukan dengan penuh kesadaran," katanya. Sebab itu, pekerja seks komersial dibawah umur saat ini pun marak didapatkan. Maka, sinergitas dengan aparat kepolisian merancang formula baru atas maraknya kejadian itu, perlu dimaksimalkan. "Makanya berkoordinasi dengan aparat untuk merancang model pembinaan bagi anak-anak yang dari awal mengalami kesalahan berfikir," tukasnya. (Adi Suparman/ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA