Kebangkitan Nasional Dimaknai dengan Kerja Nyata

Kebangkitan Nasional dimaknai dengan kerja nyata serta membangun kemandirian karakter harus dijalankan dengan baik oleh masyarakat termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman usai upacara Hari Kebangkita

Kebangkitan Nasional Dimaknai dengan Kerja Nyata

GARUT, FOKUSJabar.com: Kebangkitan Nasional dimaknai dengan kerja nyata serta membangun kemandirian karakter harus dijalankan dengan baik oleh masyarakat termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman usai upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-108 tahun 2016 bertempat di Alun-alun Garut. "Sekarang tidak perlu berwacana lagi tapi bagaimana kita bekerja dan membangun kemandirian di masyarakat," ujarnya, kepada sejumlah wartawan, Jumat (20/5/20). Helmi mengungkapkan, tahun ini Pemkab telah memberikan sanksi kepada sedikitnya 27 PNS yang indisipliner. Mereka, telah diberikan sanksi ringan, sedang dan berat. Diantaranya, ada yang diturunkan jabatannya dan dibebas tugaskan. " Hal ini pun telah saya sampaikan dalam rapat paripurna di DPRD Garut. Pokoknya PNS yang nakal ada yang diberikan sanksi ringan, sedang dan berat jumlahnya sebanyak 27," tegasnya. Helmi juga menegaskan, agar PNS berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. " Kita juga akan memaknai Hari Kebangkitan ini dengan bangkitnya Pemerintahan Garut dengan kerja nyata," pungkasnya. (Deni/Bam's) 

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA