Jokowi Teken Perppu (Kebiri) Bagi Pelaku Kejahatan Seksual, Aher Menyambut Baik

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) menyambut baik ditandatanganinya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) bagi pelaku kejahatan seksual oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Perppu itu akan mengatur pemberatan pidana bagi pelaku kejahatan

Jokowi Teken Perppu (Kebiri) Bagi Pelaku Kejahatan Seksual, Aher Menyambut Baik

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) menyambut baik ditandatanganinya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) bagi pelaku kejahatan seksual oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Perppu itu akan mengatur pemberatan pidana bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak dengan cara dikebiri. Menurut Aher, setiap usaha mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak, tentunya harus didukung, apapun usaha itu. "Apakah usaha perberatan hukuman atau usaha yang lebih subtantif yang seharusnya menghilangkan akar masalah, itu harus didukung," kata Aher di Gedung Pakuan Jalan Otto Iskandardinata no 1 Bandung, Kamis (26/5/2016). Dia mengatakan, pelaku yang menjadi 'predator' seksual biasanya memiliki latar belakang keluarga yang tidak harmonis. Kerentanan itulah yang menyebabkan ragam masalah di hilir. "Di hulunya ada perceraian, salah satu anggota keluarganya kerja di luar negeri atau salah satunya meninggal, dan tidak harmonis. Kerentanan itu tidak terjaga dan memicu semuanya. Akhirnya di hilir ada pornografi dan miras," jelas dia. Menurut Aher, kebiri adalah bagian dari pemeberatan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual, apalagi terhadap anak. Di sini pemerintah harus berperan aktif untuk mengantisipasi adanya dorongan orang melakukan tindak asusila. "Kita menyambut baik untuk menghilangkan kekerasan seksual terhadap anak perempuan. Selain pemberatan, harus juga ada antisipasi menyeluruh melalui figurisasi. harmonisasi sosial, serta program ketahanan keluarga. Itu semua harus dilakukan ," jelas dia. Untuk diketahui, Pemerintah sudah menandatangani ihwal keputusan hukuman kebiri dalam Perppu No 1/2016 tentang perlindungan anak. Lingkup Perppu itu mengatur pemberatan pidana dan atau pidana tambahan serta tindakan lain bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan pencabulan dengan syarat tertentu. Perppu yang sudah diteken Jokowi pada Rabu (25/5) kemarin itu akan dikirim ke DPR untuk segera disahkan. Dengan ditekennya Perppu tersebut oleh parlemen, diharapkan bisa segera dijadikan undang-undang. (LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA