Jelang Ramadhan, BBPOM Intensifkan Pemantauan Produk Makanan

Balai Besar Pemeriksan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, mengintensifkan pemantauan peredaran produk pangan kemasan tak layak konsumsi di pasaran menjelang bulan suci Ramadhan. Kepala BBPOM Bandung, Abdul Rahim menjelaskan, saat bulan ramadhan, kebutuha

Jelang Ramadhan, BBPOM Intensifkan Pemantauan Produk Makanan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Balai Besar Pemeriksan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, mengintensifkan pemantauan peredaran produk pangan kemasan tak layak konsumsi di pasaran menjelang bulan suci Ramadhan. Kepala BBPOM Bandung, Abdul Rahim menjelaskan, saat bulan ramadhan, kebutuhan pangan masyarakat mengalami peningkatan secara signifikan baik segi jumlah maupun jenis. Sehingga, menurutnya, kondisi tersebut dimanfaatkan kelompok tak bertanggungjawaban untuk meraup keuntungan. "Makanan kemasan itu biasanya sudah kadaluarsa masih dijual atau malah diolah lagi menggunakan kemasan baru," ungkap Abdul, Rabu (25/5/2016). Pihaknya menegaskan, sesuai instruksi BB - BPOM, pemantauan mulai dilakukan dua minggu menjelang bulan ramdhan. Lokasi - lokasi yang diintensifikasi yaitu supermarket, toko-toko, termasuk distributor. Saat ini, pihaknya belum menemukan pangan tak laik konsumsi maupun terlarang. Namun,  pengawasan dengan intensif demi memastikan makanan yang berkualitas bagi masyarakat tetap berjalan. "Kita cek kemasannya bagus tidak, ada izin edar dari bp pom atau dinkes, terutama batas kadaluarsanya," ungkapnya. (Adi)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA