Feri Wibisono : Kolektif Kolegial Dalam Kasus SPPD Cimahi Tidak Berlaku

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Feri Wibisono menegaskan, sistem kolektif kolegial menjadi alasan terdakwa Ade Irawan agar ada penetapan tersangka dalam kasus Korupsi SPPD Cimahi, tidak berlaku. Menurut dia, pengembangan kasus korupsi yang berbuah pe

Feri Wibisono : Kolektif Kolegial Dalam Kasus SPPD Cimahi Tidak Berlaku

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Feri Wibisono menegaskan, sistem kolektif kolegial menjadi alasan terdakwa Ade Irawan agar ada penetapan tersangka dalam kasus Korupsi SPPD Cimahi, tidak berlaku. Menurut dia, pengembangan kasus korupsi yang berbuah penetapan tersangka baru, harus terbukti berdasarkan hasil penyidikan yang sesuai dengan petunjuk alat bukti. "Kolektif kolegial hanya berlaku pada keputusan dewan. Sedangkan dalam perbuatan pidana tidak akan berlaku. Dalam pidana itu, barang siapa yang berbuat dengan kesadaran dan pengetahuannya, dia akan terkait perbuatan bersama sama," tegas Feri kepada wartawan, Selasa (4/8/2015). Pihaknya pun akan meneliti dan mencari keterangan tambahan terkait adanya pengungkapan dari Ade Irawan dalam sidang Tipikor beberapa waktu lalu. Sebab, menetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut tidak bisa ditempuh dalam waktu singkat, terlebih akan menimbulkan dampak negatif. "Jika kami salah membuktikan, menilai tentang perannya dan pengetahuannya bahwa itu adalah uang fiktif, tentu saja ke depannya akan ada pra peradilan," tukasnya. (Adi/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA