Dedi Mulyadi : "Sunda Itu Falsafah Universal Rasa"

Sunda itu sistem yang ada di kalbu dan rasa, falsafah universal dari rasa. Hal itu diungkap oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, dalam orasi ilmiah sekaligus peresmian Tugu Kujang yang digelar oleh Dewan Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gu

Dedi Mulyadi :

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sunda itu sistem yang ada di kalbu dan rasa, falsafah universal dari rasa. Hal itu diungkap oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, dalam orasi ilmiah sekaligus peresmian Tugu Kujang yang digelar oleh Dewan Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (25/3/2015). [caption id="attachment_116552" align="aligncenter" width="638"] Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi usai meresmikan tugu Kujang di UIN Bandung. (Foto: Anan)[/caption] Ia melanjutkan, nilai sunda yang diaplikasikan dalam tampilan, seperti penggunaan iket sunda, adalah simbol dari menjaga hati dan meng-upgrade pikiran. "Cing caringcing pageuh ku kancing, set saringset ku iket," papar dia. Ia melanjutkan, dirinya sempat mengalami tindakan yang tidak menyenangkan, kala menggunakan atribut sunda. Tapi sekarang, lanjutnya, hal semacam itu tak lagi ia temui. "Alhamdulillah menggunakan atribut daerah, sedang menjadi trend," paparnya. Ia berharap, generasi muda bisa kembali mempelajari dan mendalami kebudayaannya, dan tetap bertahan ditengah gempuran budaya asing. (Anan/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA