Cacian Kerap Warnai Sidang Dugaan Penipuan Koperasi Cipaganti

Perjalanan sidang perkara penipuan mitra Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada (KCKGP) diwarnai caci maki. Ungkapan ungkapan cacian ditujukan kepada empat terdakwa Andianto Setiabudi, Julia Sri Redjeki (kakak Andianto), Yulianda Tjendrawati Setiawan (is

Cacian Kerap Warnai Sidang Dugaan Penipuan Koperasi Cipaganti

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Perjalanan sidang perkara penipuan mitra Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada (KCKGP) diwarnai caci maki. Ungkapan-ungkapan cacian ditujukan kepada empat terdakwa Andianto Setiabudi, Julia Sri Redjeki (kakak Andianto), Yulianda Tjendrawati Setiawan (istri Andianto) dan Cece Kadarisman, oleh para mitra koperasi. Dari awal persidangan hingga pledoi, cercaan mitra koperasi terus bersuara. Beberapa kali, Jaksa Penuntut umum, penasehat hukum dan Majelis Hakim pun mengingatkan pengunjung sidang untuk tetap tertib dan tidak gaduh. Ketua Majelis Hakim Kasianus Telaumbanua pun menegur pengunjung saat pembacaan pledoi kemarin, karena bahasa kasar menekan 4 terdakwa kerap dilayangkan. Sidang pun dilanjutkan 15 Juni dengan agenda putusan Majelis Hakim. "Kalau terdakwa bacakan pledoi, itu haknya dan diatur undang-undang. Saya heran komentar-komentar pengunjung. Ini bukan membela terdakwa, tapi ikuti saja, simak dengan benar," tegas Kasianus di Ruang 1 Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Rabu (1/7/2015). Lantaran teriakan dan ucapan pengunjung, selain tak layak disuarakan, kerap mengganggu jalannya persidangan. Tak tanggung, dalam sekali persidangan, mitra koperasi kerap membawa spanduk dan gantungan poster yang sepatutnya tak pantas dibawa ke ruang sidang. "Jangan ada teriakan-teriakan, jangan dikomentari. Berkali-kali saya tekankan, kalau bapak ibu tidak puas, dirumah saja. Jangan kesini, tunggu beritanya," pungkas Kasianus. (Adi Suparman/ang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA