Belum Semua Kabupaten/Kota di Jabar Miliki Kantor BNN

Sestama Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat Irjen Pol Eko Riwayanto mengungkapkan, belum semua Kabupaten Kota di Jawa Barat memiliki kantor BNN. Demikian dikatakan Eko kepada wartawan di Gedung Sate Jalan Dipenogoro Kota Bandung, Rabu (5 8 2015). Di

Belum Semua Kabupaten/Kota di Jabar Miliki Kantor BNN

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Sestama Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat Irjen Pol Eko Riwayanto mengungkapkan, belum semua Kabupaten/Kota di Jawa Barat memiliki kantor BNN. Demikian dikatakan Eko kepada wartawan di Gedung Sate Jalan Dipenogoro Kota Bandung, Rabu (5/8/2015). "Di Jabar belum semuanya ada, makanya kita usulkan ke Kemenpan. Harus ke Kemenpan dulu karena akan berkaitan dengan kenaikan belanja pegawai," ucapnya. Menurut Eko, meskipun pada saat ini Jabar telah memiliki 11 kantor, namun hal itu tidak berbanding lurus dengan jumlah penduduk Jabar yang begitu besar. "Tahun ini di Sukabumi sudah dibentuk BNN Sukabumi, jadi kita bertambah terus kantor. Prevalensi di Jabar tahun 2008 masuk lima besar, makanya  kita atensi di Jabar. Prevalensi itu perbandingan antara penyalahguna Narkotika dengan jumlah penduduk berumur 10-59 tahun," katanya. Eko mengatakan, program yang dimiliki Gubernur Ahmad Heryawan akan disandingkan dengan program yang dimiliki oleh BNN dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. "Program Gubernur ketahanan keluarga akan dikawinkan dengan program keluarga bebas narkoba," cetusnya. Eko juga mengungkapkan, penanganan penyalahgunaan narkotika di Jabar dinilai berhasil, karena tiap tahunnya memiliki tren penurunan. "Berkembangnya kan tiap tahun 0,6 persen dari 2008 sampai 2011, tapi dari 2011-2014 ke sininya jadi turun ke 0,1 persen. Tolak ukur keberhasilan ini baik dan artinya menahan. Kalau dikatakan habis 100 persen ga bisa habis sama sekali, itu hanya bisa menahan," pungkasnya. (Budi/den)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA