Ade Irawan : Negara Berutang 24 Juta

Terdakwa Kasus Korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Kota Cimahi Ade Irawan mengklaim, negara berutang kepadanya sebesar Rp24 juta. Dia pun menegaskan bahwa banyak jajaran pimpinan DPRD Kota Cimahi yang bermain tahap SPPD Cimahi tahun anggara

Ade Irawan : Negara Berutang 24 Juta

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Terdakwa Kasus Korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Kota Cimahi Ade Irawan mengklaim, negara berutang kepadanya sebesar Rp24 juta. Dia pun menegaskan bahwa banyak jajaran pimpinan DPRD Kota Cimahi yang bermain tahap  SPPD Cimahi tahun anggaran 2010 - 2011. Demikian diungkapkan Ade  karena sebelum temuan kerugian negara Rp1,8 milyat oleh BPK RI,  anggaran tahun 2011 diusut oleh kejaksaan. Dirinya meengaku telah membayar nominal yangdiwajibkan, yakni Rp76 juta. Namun dalam perjalanannya, ternyata yang wajib dikembakikan adalah RP51,5 juta. "Saya tidak merugikan negara, justru negara yang merugikan saya karena uang Rp24 juta sampai sekarang belum dikembalikan," tegas Ade di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Senin (3/8/2015). Bahkan, Politisi Demokrat itu tak segan menyebutkan nama-nama yang bermain dalam pelaksanaan Perjalanan Dinas tahun anggaran 2010 - 2011 itu. Ade mengungkapkan, dalam dakwaan, dipaparkan bahwa dirinya mengarahkan para pejabat pelaksana teknis kegiatan dalam penunjukan travel. Padahal, kata Ade, yang berperan aktif dalam penunjukan adalah para Ketua Pansus DPRD Kota Cimahi, di antaranya Cecep Rustandi, Soeharto, Bambang Suprihatin, Lukma Bhakti Hudaya, Nabsun dan Ike Hikmawati. "Saya sama sekali tidak pernah mengarahkan saksi saksi itu untuk membuat surat perjanjian kesepakatan bersama dengan pihak travel, dan tidak mengetahui mengenai kerjasama travel," tukas Ade. (Adi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA