60 Persen Pergerakan Ekonomi di Bandung di UMKM

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebut 60 persen pergerakan ekonomi di Bandung ada di sektor UMKM. Melemahnya nila rupiah terhadap dollar AS tidak akan berpengaruh besar terhadap perekonomian Bandung. Dari dulu andalan Bandung ini kan bukan kelas ko

60 Persen Pergerakan Ekonomi di Bandung di UMKM

[caption id="attachment_97361" align="aligncenter" width="620"] llustrasi[/caption] BANDUNG, FOKUSJabar.com: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebut 60 persen pergerakan ekonomi di Bandung ada di sektor UMKM.  Melemahnya nila rupiah terhadap dollar AS tidak akan berpengaruh besar terhadap perekonomian Bandung. " Dari dulu andalan Bandung ini kan bukan kelas koorporasi, kalau mengandalkan ekonomi pada koorporasi, satu kolap satu ekonomi besar ikut kolap, kalau Bandung itu disebarluaskan di sektor UMKM," kata Ridwan di Taman Makam Pahlawan Bandung, Senin (23/3/2015). Menurutnya, naiknya nilai tukar rupiah imbasnya akan terasa setelah satu bulanan terhadap makro ekonomi yang sifatnya investasi. " Jadi gak bisa minggu lalu naik minggu depannya ada yang narik mundur, orang butuh penyesuaian karena ada fluktuasi belum bisa ditebak kapan bisa stabil," ungkapnya. Ian menilai, fundamental ekonomi Indonesia kuat selama domestik market kuat tidak akan berimbas terlalu besar terhadap rakyat. Kecuai volume import terlalu tinggi yang mengakibatkan fundamental ekonomi lemah Pada tahun 2008 terjadi resesi global, 60 persennya bergerak di domestik, tapi berpengaruh ke pergerakan barang-barang yang datang dari luar. "Kondisi itu tak bisa dihindari karena mempunyai pengaruh cukup besar. Saya titip ke pak presiden untuk bisa  menstabilitaskan itu," terangnya. (Budi S/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA