Turki minta AS selesaikan peta jalan Manbij, Suriah

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar dan Kepala Staf Gabungan AS Joseph Dunford mendiskusikan melenyapkan kelompok teror PYD / YPG dari wilayah tersebut

Turki minta AS selesaikan peta jalan Manbij, Suriah

ANKARA

Turki pada Selasa meminta Amerika Serikat (AS) untuk menyelesaikan peta jalan mereka untuk Manbij, Suriah dan menghapus PYD / YPG, cabang PKK di Suriah, teroris dari wilayah itu sesegera mungkin.

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar dan Kepala Staf Umum Jenderal Yasar Guler bertemu dengan Ketua Staf Gabungan AS Jenderal Joseph Dunford di ibu kota Ankara.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penarikan kembali senjata dari teroris PYD / YPG, dan perang melawan kelompok-kelompok teroris termasuk Daesh, kata kementerian pertahanan Turki dalam sebuah pernyataan.

Akar menegaskan bahwa Turki bertekad untuk mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk keamanan perbatasan dan stabilitas regionalnya.

Akar menambahkan bahwa tentara Turki berperang melawan kelompok teroris PKK / PYD / YPG dan Daesh, bukan saudara-saudara Kurdi di wilayah itu.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk banyak wanita dan anak-anak.

Menteri pertahanan menjelaskan bahwa Turki selalu menghormati integritas wilayah Suriah dan Irak.

Kesepakatan Manbij antara Turki dan AS berfokus pada penarikan teroris PYD / YPG dari kota untuk menstabilkan kawasan itu, yang berada di timur laut provinsi Aleppo di Suriah utara.

Pasukan Turki dan AS memulai patroli bersama di Manbij pada awal November.

Dunford juga menegaskan kembali komitmen AS terhadap keamanan Turki

"Para pemimpin senior membahas situasi keamanan di Suriah, penyelesaian peta jalan Manbij, dan upaya terkoordinasi yang disengaja untuk menarik pasukan darat AS dari Suriah. Mereka juga membahas pentingnya kelanjutan kerja sama AS-Turki mengenai upaya kontraterorisme untuk memastikan keberlanjutan kekalahan ISIS, "kata Kolonel Patrick Ryder dalam sebuah pernyataan, menggunakan nama lain untuk Daesh.

"AS dan Turki menikmati hubungan antar militeryang kuat dan berkelanjutan sebagai anggota kunci aliansi NATO," Ryder menambahkan.

*Dilaporkan oleh Sarp Ozer; ditulis oleh Diyar Guldogan

* Kasim Ileri dan Umar Farooq berkontribusi pada cerita ini

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA