Turki lengkapi keamanan perbatasan dengan "sistem pintar"

Dinding keamanan dengan jarak sejauh 24 mil di perbatasan Turki-Suriah dilindungi oleh "Sistem Keamanan Perbatasan Pintar"

Turki lengkapi keamanan perbatasan dengan

ANKARA 

Turki telah melengkapi keamanan perbatasannya dengan aplikasi tambahan pada sekitar 40 kilometer sepanjang perbatasan dengan Suriah.

Kemal Ak, seorang pengajar informasi teknologi, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertahanan Nasional Turki telah membangun dinding sepanjang 911 kilometer sebagai proyek Sistem Keamanan Perbatasan.

Ak mengatakan mereka membangun Sistem Keamanan Perbatasan Pintar bersama dengan sebuah tim yang terdiri dari delapan orang.

"Kami telah mengerjakannya selama satu tahun," ujar Ak.

“Kami telah menyiapkan sistem dengan energi matahari. Kami mengembangkan sistem ilustrasi, kamera dan sensor," tambah dia.

Ak menambahkan saat pelanggaran di perbatasan terdeteksi, kamera akan bergerak menuju area tersebut dan rekaman akan diteruskan ke pusat operasi dan kantor polisi.

"Koordinat instan juga terdeteksi dan memungkinkan menangkap objek dengan cepat," katanya, menambahkan bahwa perbatasan sepanjang 40 kilometer dilengkapi dengan 90 kamera.

Proyek ini seluruhnya dikerjakan oleh insinyur Turki.

"Kami telah melakukannya pertama kali di [sebelah tenggara Sanliurfa] perbatasan Akcakale,” terang Ak.

Dia mengatakan hal serupa sedang berusaha diterapkan di perbatasan dengan Iran, Georgia, dan Armenia.

Sistem ini akan berkembang saat dianggap berguna oleh pejabat negara.

Selain dari yang telah disebutkan di atas, tujuh menara pengawas, 6 kamera termal, 19 sistem solar dan 15 lampu sorot juga dipasang di dinding Akcakale.

Senjata pintar dan sistem pengumuman otomatis di menara lapis baja setinggi delapan meter yang didirikan di wilayah perbatasan mencegah pergerakan ilegal secara luas dan mobilitas kelompok teror.

Dinding perbatasan dilindungi di sepanjang perbatasan di provinsi Sanliurfa, Gaziantep, Kilis, Hatay, Mardin dan Sirnak, dengan dibantu oleh pengembang milik negara, TOKI dan pemerintah provinsi setempat.

Ankara telah meluncurkan proyek konstruksi pada 2015 sebagai bagian usaha Turki untuk meningkatkan keamanan perbatasan dan melawan penyelundupan dan penyeberangan perbatasan secara ilegal.

Turki memiliki perbatasan sepanjang 911 kilometer dengan Suriah yang sedang dilanda perang sipil sejak 2011.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA