Turki: Gobeklitepe dorong pariwisata kawasan

Asosiasi pariwisata berharap akan ada 2 juta wisatawan pada 2019

Turki: Gobeklitepe dorong pariwisata kawasan

SANLIURFA, Turki 

Situs arkeologi tertua di dunia Gobeklitepe diharapkan dapat meningkatkan pariwisata di kawasan.

Hal ini seiring dengan penetapan 2019 sebagai "Tahun Gobeklitepe" untuk menghormati kuil berusia 12.000 tahun di sebelah tenggara Turki itu.

Berlokasi di sebelah tenggara provinsi Sanliurfa, Gobeklitepe masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada Juni 2018. 

Berbicara kepada Anadolu Agency, Rahime Yasar, wakil presiden Asosiasi Pengembangan Pariwisata Sanliurfa dan pemilik sebuah agen perjalanan, mengatakan jumlah wisatawan di wilayah tersebut meningkat. 

Yasar mengatakan diharapkan akan ada 2 juta wisatawan yang datang pada 2019. 

Dia mengatakan Gobeklitepe adalah salah satu wilayah yang paling sering dikunjungi. Dia juga berharap jumlah wisatawan mancanegara terus meningkat. 

"Bahkan sekarang kami kedatangan wisatawan mancanegara tapi kami berharap akan meningkat pesat saat Maret," tambah dia. 

Gobeklitepe termasuk dalam Daftar Warisan Dunia Tentatif UNESCO sejak 2011. 

Kawasan ini ditemukan pada 1963 ketika para peneliti dari universitas di Istanbul dan Chicago bekerja di situs tersebut.

Sejak saat itu, penggalian tidak pernah berhenti. 

Institut Arkeologi Jerman dan Museum Sanliurfa telah melakukan kerja sama di situs penggalian sejak 1995 dan telah menemukan obelisk berbentuk T dari era neolitik dengan ukuran 3-6 meter dan memiliki berat 40-60 ton. 

Selama penggalian, artefak berusia 12.000 tahun seperti patung manusia dengan ketinggian 65 centimeter juga ditemukan.  

Atap baja seluas 4.000 meter persegi dibangun untuk melindungi situs selama persiapan untuk pencalonannya. 

Setelah ditutup sementara karena perbaikan, Gobeklitepe kembali dibuka pada Februari. 

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA