Turki beri pinjaman USD5 miliar untuk Irak

Menurut Menlu Turki, para pengusaha Turki akan dapat menggunakan pinjaman ini untuk mendanai proyek-proyek mereka di Irak

Turki beri pinjaman USD5 miliar untuk Irak

ANKARA

Turki akan memberikan pinjaman sekitar USD5 miliar untuk rekonstruksi Irak, menteri luar negeri mengatakan pada Minggu.

"Kami membuat komitmen terbesar untuk Irak. Kami akan menggelontorkan USD5 miliar," ujar Mevlut Cavusoglu dalam pertemuan yang diselenggarakan oleh Beyoglu Municipality di Istanbul.

Menurut Cavusoglu, para pengusaha Turki akan dapat menggunakan pinjaman ini untuk mendanai proyek-proyek mereka di Irak.

"Kami telah memulai koordinasi pekerjaan-pekerjaan ini untuk rekonstruksi Irak," tambah menlu.

Dia berencana akan mengunjungi Baghdad dan Erbil, sementara Presiden Recep Tayyip Erdogan akan berkunjung ke Irak setelah pemilihan kepala daerah di Turki pada 31 Maret.

Pada 2017, Irak menjadi mitra ekspor terbesar Turki.

“Volume perdagangan bilateral Turki dengan Irak menurun dari 2014 hingga 2016 karena masalah keamanan di Irak. Kemudian pada 2017, volume perdagangan bilateral akhirnya kembali meningkat,” ungkap Kementerian Luar Negeri Turki.

Kementerian memperkirakan volume perdagangan akan mencapai lebih dari USD12 miliar di tahun-tahun mendatang.

Pada musim panas 2014, Daesh menguasai sebagian besar wilayah utara dan barat Irak.

Setelah perang selama tiga tahun, pada akhir tahun 2017, pemerintah Irak akhirnya menyatakan kehadiran militer Daesh di negaranya telah berakhir melalui operasi yang didukung oleh aliansi internasional pimpinan Amerika Serikat. 

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA