Tentara Turki serang YPG/PKK di Utara Suriah

Pasukan Turki yang ditempatkan di wilayah Operasi Perisai Eufrat melancarkan serangan senjata berat ke distrik Tell Rifaat

Tentara Turki serang YPG/PKK di Utara Suriah

AZAZ

Angkatan Bersenjata Turki melancarkan serangan ke target YPG/PKK di distrik Tell Rifaat, bagian utara Suriah.

Pasukan Turki yang ditempatkan di wilayah Operasi Perisai Eufrat menghantam sasaran teroris di distrik Tell Rifaat yan terletak di tenggara Afrin dengan senjata berat artileri.

Pada Rabu pagi kemarin, organisasi teroris YPG melancarkan serangan bom di Afrin, namun otoritas setempat mengumumkan tak ada korban jiwa atau terluka dalam serangan tersebut.

Sementara dua serangan teroris yang menargetkan warga sipil di pusat kota Afrin pada Minggu menewaskan dua warga sipil dan melukai delapan lainnya.

YPG/PKK yang menguasai daerah Tell Rifaat sering melakukan serangan terhadap kelompok oposisi dan melancarkan serangan bom bunuh diri di daerah permukiman sipil.

Organisasi teroris YPG/PKK menduduki wilayah timur laut Suriah seluas sekitar 45 ribu kilometer persegi yang berada antara Sungai Eufrat dan perbatasan Irak.

Sejak 2014, milisi berkekuatan 15 ribu teroris bersenjata itu memperluas wilayah kekuasaannya ke wilayah timur Sungai Eufrat dengan bantuan militer AS.

YPG/PKK menguasai wilayah garis perbatasan Turki-Suriah sepanjang 480 kilometer, dan suku Arab mendominasi sekitar 70 persen dari populasi wilayah perbatasan tersebut.

YPG/PKK telah mencaplok sepertiga wilayah Suriah, hingga kini mereka sudah memaksa sekitar 1,7 juta masyarakat yang sebagian besar terdiri dari suku Arab.

Selain itu, ada juga dari suku Suryani, Kurdi, Turkmen yang meninggalkan tempat tinggal mereka.

YPG/PKK baru-baru ini telah menguasai deposit dan kilang minyak serta gas alam di timur Eufrat yang merupakan terbesar di Suriah.

Sebanyak 60 persen lahan pertanian Suriah, sumber air terbesar dan bendungan pembangkit listrik di negara itu juga diduduki oleh organisasi tersebut.

Departemen Pertahanan AS mengumumkan mereka akan menyiapkan 35 hingga 40 ribu personelnya untuk mempertahankan kendali tetap di wilayah sebelah timur Sungai Eufrat itu.

Turki menentang rencana AS yang dianggap akan mengganti milisi YPG/PKK menjadi tentara reguler di sana.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA