Serangan bom mobil di Irak, 2 tewas

Serangan bom juga mengakibatkan 25 orang lainnya terluka

Serangan bom mobil di Irak, 2 tewas

ANBAR 

Dua orang tewas dan 25 lainnya menderita luka-luka dalam serangan bom mobil di provinsi Anbar, Irak.

Pejabat polisi Ahmad Dulaimi mengatakan kepada Anadolu Agency, sebuah kendaraan yang berisi bom pada Jumat meledak di daerah pasar di pusat distrik Qaim, dekat perbatasan Suriah.

Selain menewaskan dua warga sipil, Dulaimi mengatakan serangan itu juga melukai 25 orang lainnya, lima di antaranya polisi.

Dulaimi mengungkapkan beberapa korban luka-luka berada dalam kondisi kritis.

Selain itu, ledakan tersebut menyebabkan kerusakan besar di pasar itu.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun organisasi Daesh diketahui kerap melakukan aksi serangan serupa di perbatasan Irak-Suriah.

Pasukan keamanan sudah memulai operasi penyelidikan skala besar untuk menghindari serangan-serangan berikutnya di wilayah tersebut.

Pada Desember 2017 lalu, mantan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi berkata, "pemerintah sepenuhnya telah mengambil alih Mosul dari tangan Daesh setelah tiga tahun diserang."

Pada saat yang sama, pemerintah di Baghdad menyatakan Daesh di Irak telah berhasil ditumpas melalui operasi yang didukung oleh aliansi internasional pimpinan Amerika Serikat.

Namun, dari waktu ke waktu, pejabat Irak mengumumkan diadakannya operasi melawan "sel-sel tidur" Daesh yang masih bertahan di beberapa bagian di Irak.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA