Riyadh upayakan kerja sama dengan Vice bentuk media pro-Saudi

Vice mengungkapkan bahwa pihaknya sedang meninjau perjanjian dengan SRMG untuk memproduksi film dokumenter tentang reformasi di Kerajaan Saudi

Riyadh upayakan kerja sama dengan Vice bentuk media pro-Saudi

WASHINGTON 

Kerajaan Arab Saudi telah meminta bantuan perwakilan media Vice untuk membangun jaringan media yang pro-Saudi.

Menurut Wall Street Journal, Riyadh telah megontrak Vice untuk memproduksi film dokumenter tentang reformasi kerajaannya.

Meskipun Saudi menerima pujian karena telah memperbolehkan perempuan mengemudi tahun lalu, ternyata kebijakan negara masih mengharuskan para perempuan menerima persetujuan dari kerabat laki-laki untuk melakukan aktivitas paling mendasar.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) bertemu dengan Wakil Ketua Eksekutif Media Shane Smith pada Agustus lalu di sebuah kapal pesiar di Laut Merah untuk membahas proposal tersebut.

Pertemuan itu adalah bagian dari rencana Mbs untuk mengembangkan perusahaan media yang dapat bersaing dengan pesaing regional Arab Saudi, termasuk perusahaan media Al-Jazeera milik Qatar.

Namun, upaya itu terhalang karena kasus jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi, yang dibunuh secara brutal di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Berdasarkan sejumlah sumber, perundingan kerja sama antara Riyadh dan Vice pun terhenti sejak itu.

Vice mengungkapkan pada Wall Street Journal bahwa pihaknya kini sedang meninjau perjanjian dengan Saudi Research and Marketing Group (SRMG) untuk memproduksi film dokumenter tentang reformasi di kerajaan.

Hubungan antara Riyadh dan Vice terjalin sejak Pangeran Khalid bin Salman, duta besar Saudi untuk AS sekaligus adik putra mahkota MbS, menyatakan ketertarikan pada Vice yang mempresentasikan medianya kepada anak muda sebagai organisasi yang "edgy".

Citra itulah yang membuat Khalid tertarik dan berharap bisa membantu SRMG terhubung dengan anak muda Saudi.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA