Prancis tahan 6 orang terkait rencana pembunuhan Presiden Macron

Pihak berwenang menggelar operasi terhadap kelompok ekstrim sayap kanan di daerah Isere, Ille-et-Vilaine dan Moselle

Prancis tahan 6 orang terkait rencana pembunuhan Presiden Macron

PARIS

Badan Intelijen Prancis mengungkapkan pihaknya menahan enam orang yang berencana melakukan pembunuhan Presiden Emmanuel Macron.

Menurut berita dari saluran televisi BFMTV, pihak berwenang menggelar operasi terhadap kelompok ekstrim sayap kanan di daerah Isere, Ille-et-Vilaine dan Moselle.

Berita tersebut menyebut enam orang, satu di antaranya wanita ditangkap setelah ketahuan berencana membunuh Macron.

Pihak keamanan memulai investigasi terkait kasus tersebut.

Dalam penyelidikan yang dilakukan oleh Badan intelijen Prancis untuk keamanan dalam negeri (DGSI), terungkap bahwa rencana pembunuhan tersebut merupakan rencana serangan yang besar dan pihak terkait akan mengumumkan rincian ancaman serangan itu usai melakukan investigasi.

Direktur baru DGSI Nicolas Lerner mulai bertugas setelah dilantik kemarin. Pada upacara pelantikan kemarin, Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner memperingatkan bahwa intelejen harus berhati-hati terhadap ancaman kelompok sayap kanan dan gerakan sayap kiri ekstrim di penjuru negeri.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA