Pengadilan banding AS: Trump tak bisa akhiri DACA

Tiga hakim panel mengatakan alasan pemerintahan Trump untuk mengakhiri program perlindungan imigran tersebut kurang jelas

Pengadilan banding AS: Trump tak bisa akhiri DACA

WASHINGTON

Pengadilan federal memutuskan untuk mempertahankan putusan yang menghalangi keinginan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri DACA, program perlindungan bagi imigran gelap yang dibawa ke negara itu saat masih anak-anak.

Pengadilan Banding Sirkuit 9 di California berupaya mencegah Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) untuk mengakhiri program, yang diperkenalkan pertama kali oleh mantan presiden Barack Obama pada 2012.

Tiga hakim panel mengatakan alasan pemerintahan Trump untuk mengakhiri program itu kurang jelas.

"Pembatalan DACA adalah sewenang-wenang atau tidak sesuai dengan hukum," kata pengadilan itu.

Tahun lalu, Trump memutuskan untuk mengakhiri program dan mengusulkan Kongres untuk menyediakan alternatif DACA.

Program DACA tak hanya hanya melindungi imigran remaja yang sering disebut sebagai "Pemimpi" dari upaya deportasi, tetapi juga pemberian izin kerja selama dua tahun. Setelah masa itu berakhir mereka harus kembali mendaftar ke program tersebut.

Sejak program itu berjalan lima tahun lalu, program itu telah memberikan perlindungan bagi hampir sekitar 800.000 imigran gelap.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA