Pasukan Assad serang pemukim sipil di Idlib, 2 tewas

Pasukan Assad melancarkan serangan artileri ke distrik Jarjanaz, desa Al-Tuh dan Al-Ruffah di zona de-eskalasi Idlib

Pasukan Assad serang pemukim sipil di Idlib, 2 tewas

IDLIB

Rezim Bashar al-Assad dan sekutunya di Suriah kembali melanggar kesepakatan gencatan senjata pada perjanjian Sochi dengan menyerang wilayah pemukiman di selatan zona de-eskalasi Idlib.

Dua warga sipil tewas dan banyak lainnya terluka dalam serangan artileri dan roket ke daerah pemukiman sipil di provinsi Idlib.

Pasukan rezim Assad melancarkan serangan artileri secara bertubi-tubi ke distrik Jarjanaz, desa Al-Tuh dan Al-Ruffah di zona de-eskalasi Idlib.

Berbicara kepada Anadolu Agency, Direktur Badan Pertahanan Sipil White Helmets Mustafa Hajj Yusuf mengatakan pasukan rezim Assad mulai meningkatkan serangan dengan senjata berat sejak Minggu sore.

Hajj Yusuf mengungkapan rumah-rumah warga terbakar akibat serangan artileri pasukan Assad ke daerah permukiman.

Tim Pertahanan Sipil tengah melanjutkan operasi pengangkatan puing-puing.

Dikhawatirkan jumlah korban tewas dapat bertambah.

Menyusul pertemuan 17 September di Sochi antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin, keduanya sepakat membangun zona demiliterisasi - di mana tindakan agresi dilarang secara tegas - di Idlib.

Di bawah kesepakatan itu, kelompok-kelompok oposisi di Idlib diizinkan untuk tetap menempati daerah-daerah di mana mereka sudah hadir, sementara Rusia dan Turki mulai melakukan patroli gabungan di daerah itu untuk mencegah pertempuran kembali meletus.

Sejalan dengan kesepakatan Sochi, kelompok oposisi menarik persenjataan berat mereka dari daerah tertentu di Idlib sejak 10 Oktober.

Suriah baru saja mulai keluar dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tidak terduga.

Sejak itu, puluhan ribu orang tewas dalam konflik sementara jutaan lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA