Pasukan Assad serang masjid di Hama, Suriah, 4 luka-luka

Empat warga sipil, dua di antaranya anak-anak terluka dalam serangan artileri oleh pasukan rezim ke Masjid Faruq di distrik Kafranbudah

Pasukan Assad serang masjid di Hama, Suriah, 4 luka-luka

IDLIB

Empat warga sipil menderita luka-luka akibat serangan artileri oleh rezim Bashar al-Assad ke sebuah masjid di wilayah pedesaan kota Hama, Suriah.

Pasukan rezim Suriah dan kelompok-kelompok teroris yang didukung Iran melanggar perjanjian gencatan senjata Sochi dengan terus menghantam wilayah permukiman di desa Sukaik, Ruffa, Hulubbah dan Huwain di perbatasan Idlib, serta distrik Kafranbudah, desa Tal Sahir, Janabira, dan Hisraya di kota Hama.

Empat warga sipil, dua di antaranya anak-anak terluka dalam serangan artileri oleh pasukan rezim ke Masjid Faruq di distrik Kafranbudah.

Berbicara kepada Anadolu Agency, Direktur Badan Pertahanan Sipil White Helmets Mustafa Hajj Yusuf mengatakan pasukan rezim Assad mulai meningkatkan serangan dengan senjata berat.

Tim Pertahanan Sipil tengah melanjutkan operasi pengangkatan puing-puing.

Dikhawatirkan jumlah korban tewas dapat bertambah.

Setidaknya 30 orang tewas di Idlib pada Januari, termasuk wanita dan anak-anak, sementara 180 lainnya terluka di Idlib, Hama dan Latakia akibat serangan pesawat tak berawak dan tembakan artileri oleh rezim.

Bulan lalu, rezim juga menargetkan desa di tenggara Idlib, bersama dengan bagian pedesaan provinsi Aleppo, Latakia, dan Hama.

Mohamed Hallaj, direktur Koordinator Intervensi di Suriah, sebuah LSM, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa ribuan keluarga telah melarikan diri ke daerah-daerah dekat perbatasan Turki sebagai akibat dari kekerasan yang sedang berlangsung.

"Pada November dan Desember tahun lalu, lebih dari 16.000 keluarga terpaksa mengungsi dari rumah mereka di Idlib tenggara dan Hama utara," ujar Hallaj.

Suriah baru saja mulai keluar dari konflik yang menghancurkan, yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak demonstran dengan tingkat kekerasan yang tak terduga.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA