Pasukan AS tinggalkan Suriah akhir April

Sebagian besar pasukan akan pergi pada pertengahan Maret, sisanya akan mundur pada akhir April, menurut Wall Street Journal

Pasukan AS tinggalkan Suriah akhir April

WASHINGTON

Wall Street Journal pada Kamis melaporkan bahwa Militer AS berencana untuk menarik semua pasukan Amerika dari Suriah pada akhir April.

Sejumlah pejabat dan mantan pejabat AS mengatakan kepada surat kabar itu bahwa dengan kesiapan pejuang yang didukung AS untuk merebut tempat-tempat suci terakhir Suriah yang dipegang oleh Daesh dalam beberapa hari mendatang, Washington akan merencanakan penarikan pasukan dalam beberapa minggu ke depan.

"Militer telah merencanakan penarikan sebagian besar pasukannya dari wilayah itu pada pertengahan Maret dan sisanya pada akhir April," tambah harian tersebut.

Presiden Donald Trump membuat keputusan tak terduga pada Desember untuk menarik semua tentara AS dari Suriah, menuai kritik dari banyak sekutu dan penasihat keamanan, termasuk kabinetnya sendiri.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemudian mengatakan bahwa Turki siap untuk mengambil alih peran kontra-terorisme di negara yang dilanda perang itu setelah penarikan.

AS dan Turki sebelumnya telah sepakat melakukan operasi anti-terorisme sesuai dengan Kesepakatan Manbij, yang berfokus pada penarikan teroris YPG/PKK dari kota untuk menstabilkan kawasan yang terletak di bagian utara provinsi Aleppo, Suriah.

Turki juga berjanji untuk melakukan operasi kontra-teroris di Suriah, di sebelah timur Sungai Eufrat, menyusul dua operasi sukses serupa sejak 2016.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA