Menteri Luar Negeri Pakistan puji hubungan dengan Turki

Shah Mahmood Qureshi bertekad menjadikan persahabatan kedua negara menjadi kemitraan yang lebih kuat

Menteri Luar Negeri Pakistan puji hubungan dengan Turki

ISLAMABAD, Pakistan

Menteri luar negeri Pakistan pada Sabtu mengatakan Pakistan dan Turki berada di sisi yang sama terkait dalam semua isu penting yang strategis.

"Selalu menjadi hal yang membahagiakan saat bertemu dengan Anda @MevlutCavusoglu [Menteri Luar Negeri Turki]. Bersama kita akan mengubah persahabatan antara Pakistan dan Turki menjadi kemitraan yang lebih kuat," cuit Shah Mahmood Qureshi setelah melakukan kunjungan dua hari ke Turki dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan anggota senior kabinet lainnya.

Pada Jumat, Qureshi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di ibu kota Ankara.

"Kami berterima kasih kepada Pakistan atas deklarasi FETO sebagai organisasi teroris, sebuah keputusan tepat yang menegaskan hubungan persaudaraan kita," cuit Cavusoglu setelah bertemu dengan Qureshi.

Bulan lalu, pengadilan Pakistan memerintahkan pemerintah untuk mendeklarasikan FETO dan kelompok yang memiliki kaitan dengan FETO sebagai organisasi terlarang.

Pengadilan Pakistan juga melarang operasi sekolah-sekolah yang terafiliasi dengan FETO. Pengadilan juga menginstruksikan pemerintah untuk menyerahkan sekolah-sekolah ini kepada pemerintah Turki.

Setelah putusan pengadilan, Menteri Dalam Negeri Pakistan mendeklarasikan Yayasan Pendidikan Pak-Turk Cag sebagai organisasi teroris dan melarang semua aktivitasnya di Pakistan.

FETO dan pemimpinnya -yang berbasis di AS- Fetullah Gulen berada di balik upaya kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016 di Turki, yang mengakibatkan 251 orang tewas dan hampir 2.200 orang mengalami luka-luka.

Ankara juga menuduh FETO berada di belakang upaya untuk meruntuhkan negara dengan melakukan infiltrasi ke beberapa institusi, termasuk militer, polisi dan lembaga peradilan.

Menteri Luar Negeri Turki Cavusoglu adalah salah satu pejabat tinggi yang mengunjungi Islamabad tahun lalu, setelah partai Imran Khan memperoleh kekuasaan di pemerintah.

“Qureshi menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengenai update terakhir terkait usaha mencapai perdamaian dan rekonsiliasi di Afghanistan dan usaha Pakistan kepada negara tetangga dan negara-negara di kawasan termasuk Afghanistan, Iran, China, Rusia dan Qatar," ujar kementerian luar negeri melalui sebuh pernyataan.

Qureshi memuji peran kunci Turki dalam memperkuat kerja sama kawasan dalam isu Afghanistan melalui proses di Istanbul.

Menteri luar negeri Turki mengatakan Pakistan dan Turki, sebagai rekan dekat, akan terus melanjutkan usaha mereka untuk bersinergi dalam beberapa isu penting, ujar pernyataan lebih lanjut.

Pada Jumat, Presiden Erdogan dan Perdana Menteri Imran Khan juga sepakat membangun kerangka strategis ekonomi bersama.

Kerangka lima tahunan tersebut akan mengidentifikasi potensi kepentingan ekonomi dan perdagangan kedua negara.

Selain itu, kedua negara juga berupaya meningkatkan perdagangan dan investasi dan menghilangkan beberapa hambatan dalam hubungan ekonomi.

Delegasi Turki yang dipimpin oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan akan mengunjungi Pakistan, menurut radio pemerintah Pakistan dengan mengutip Qureshi.

Menurut Kementerian Luar Negeri, Wakil Presiden Turki Fuat Oktay dan Menteri Keuangan Pakistan Asad Umar akan bertemu untuk menyelesaikan kesepakatan yang akan ditandatangani pada pertemuan tingkat tinggi.

Selanjutnya Dewan Strategis Tingkat Tinggi Kerja sama Pakistan-Turki akan diselenggarakan pada paruh pertama tahun ini di Pakistan.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA